KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro menerima pataka usai dilantik secara resmi oleh Wakil Ketua III Dewan Pengurus KORPRI Jateng Rahmah Nur Hayati menjadi Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Semarang masa bakti 2026-20231 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro resmi dikukuhkan menjadi Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Semarang periode 2026–2031. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua III Dewan Pengurus Korpri Jateng, Rahmah Nur Hayati di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026).

Usai dilantik, Soekendro mengatakan
akan mengusulkan kebijakan penempatan aparatur sipil negara (ASN) di lokasi kerja yang lebih dekat dengan tempat tinggal masing-masing. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu cara meningkatkan kesejahteraan pegawai tanpa harus menambah tunjangan. Menurut Soekendro, penempatan ASN di wilayah yang berdekatan dengan rumah dapat mengurangi beban pengeluaran harian, terutama biaya transportasi.

“Mensejahterakan anggota Korpri itu tidak harus dengan penambahan tunjangan. Mungkin kita mendekatkan teman-teman ASN Korpri untuk bekerja di wilayah yang terdekat dari rumah. Itu salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Ia mengatakan, usulan tersebut akan disampaikan melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) maupun tim penilai kinerja dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan organisasi.

“Kita usulkan lewat Baperjakat tentunya, tim penilai kinerja, untuk penempatan mereka di tempat kerja yang berdekatan dengan rumah. Karena itu bisa menekan biaya pengeluaran,” katanya.

Selain mendorong kebijakan tersebut, Soekendro juga menetapkan tiga prioritas utama kepengurusan Korpri lima tahun ke depan, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital, memperkuat solidaritas antaranggota Korpri, serta mengoptimalkan aset Korpri agar memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan anggotanya.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha meminta kepengurusan Korpri yang baru menjaga kekompakan serta terus berupaya meningkatkan kesejahteraan anggota melalui berbagai program yang realistis di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Pengurus Korpri yang baru harus guyub, rukun, kompak. Berupaya secara maksimal melaksanakan program-program yang sudah disusun dalam rangka memberikan perhatian kepada anggota dan meningkatkan kesejahteraan anggota,” kata Ngesti.

Ia mengakui Pemerintah Kabupaten Semarang belum dapat menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) karena keterbatasan fiskal. Meski demikian, hak ASN seperti gaji ke-13 dipastikan tetap dibayarkan sesuai ketentuan. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]