URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!

DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!

DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!

Warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang mengadukan galian C yang diduga menjadi akar permasalahan rusaknya jalan desa hingga pelanggaran jam operasional armada pengangkut material galian kepada Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Foto: win
Warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang mengadukan galian C yang diduga menjadi akar permasalahan rusaknya jalan desa hingga pelanggaran jam operasional armada pengangkut material galian kepada Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polemik aktivitas tambang galian C di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, akhirnya menghasilkan kesepakatan dalam audiensi antara warga, pihak perusahaan, dan DPRD Kabupaten Semarang. PT Mitra Anugerah Bumi Agung menyatakan siap memulai perbaikan jalan di Desa Tlompakan yang rusak akibat aktivitas angkutan tambang tersebut. Pihak perusahaan menyanggupi perbaikan jalan pada 12 Juli 2026.

Selain perbaikan jalan, warga juga menuntut pembatasan jam operasional tambang, armada pengangkut material ditutup dan memenuhi standar kelayakan, perbaikan drainase yang menyebabkan banjir, serta pemasangan rambu-rambu keselamatan.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, menegaskan pihaknya telah lebih dahulu melakukan inspeksi mendadak ke lokasi tambang pada 15 Juni 2026 sehingga mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

Menurut Wisnu, hasil sidak menunjukkan perusahaan belum memenuhi sejumlah kewajiban, mulai dari perbaikan infrastruktur yang rusak, pengaturan armada angkutan yang diduga melebihi kapasitas, hingga kepatuhan terhadap jam operasional.

“Kami sudah mengingatkan perusahaan agar memenuhi seluruh tanggung jawabnya. Namun, faktanya masih banyak yang dilanggar,” tegasnya saat memimpin audiensi antara warga Desa Tlompakan dengan PT Mitra Anugerah Bumi Agung di ruang aspirasi DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026).

Komisi C juga meminta Pemerintah Kabupaten Semarang memperketat pengawasan meski kewenangan perizinan berada di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Wisnu menegaskan, apabila hingga tenggat waktu 12 Juli perusahaan tidak merealisasikan komitmennya, DPRD akan mendorong agar aktivitas tambang dihentikan sementara.

“Kami akan mengawal pelaksanaan janji tersebut. Yang kami minta bukan hanya perbaikan jalan, tetapi seluruh kewajiban perusahaan harus dipenuhi, termasuk kelayakan armada, kepatuhan jam operasional, serta pemasangan rambu-rambu demi keselamatan warga,” ujarnya.

Sunardi, Kepala Desa Tlompakan yang turut hadir dalam audiensi tersebut mengatakan, warga masih memberikan kepercayaan kepada pemerintah desa untuk mengawal realisasi komitmen perusahaan. Namun, apabila kesepakatan tersebut kembali diingkari, ia menyerahkan langkah selanjutnya kepada warga.

“Tuntutan warga meliputi perbaikan jalan, pengaturan jam kerja, truk pengangkut material harus ditutup, perbaikan drainase, hingga armada yang harus diperhatikan kelayakannya. Pihak perusahaan akhirnya bersedia bertanggung jawab memperbaiki jalan mulai 12 Juli,” urainya.

Ia menambahkan, persoalan banjir juga menjadi perhatian warga. Menurutnya, saluran drainase tersumbat endapan lumpur dari aktivitas tambang sehingga air kerap meluap saat hujan. Selain itu, perubahan jalur kendaraan tambang dinilai meningkatkan risiko kecelakaan di sekitar permukiman.

Sementara, Direktur PT Mitra Anugerah Bumi Agung, Punadi menyatakan perusahaan menerima hasil audiensi dan berkomitmen melaksanakan seluruh perbaikan yang telah disepakati.

“Kami akan mulai melakukan pemetaan pada 12 Juli sebelum pelaksanaan perbaikan jalan. Jalan yang rusak akan kami aspal. Untuk persoalan debu, penyiraman air sudah dilakukan dan akan terus ditingkatkan,” katanya.

Ia menegaskan pihak perusahaan menerima peringatan yang disampaikan DPRD dan akan menjalankan seluruh kewajiban yang telah disepakati. (win)

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga