URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.

Mbak Google

KABAR RASIKA

42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa

42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa

42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa

Kepala Sekolah SMA Sutomo, Ketua Dikdasmen Salatiga, Sugiman dan perwakilan Siswa Siswi baru SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga berfoto bersama dalam acara Awalussanah. (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang beda dalam kegiatan Awalussanah (pengenalan sekolah baru) di SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga yang berlangsung di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, lantai 2 Gedung Sekretariat DPRD Kota Salatiga, Jalan Letjend Sukowati No.51, Kalicacing, Kecamatan Sidomukti Salatiga. Sabtu (11.7.2026).

Kegiatan yang dibungkus dengan pengenalan program sekolah serta pengenalan guru dan siswa tersebut dalam penyampaian materinya menggunakan dua bahasa, yakni Ingris dan Indonesia.

Kepala SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Sutomo M.Ag. mengatakan tujuan diadakanya acara ini sebagai ajang saling kenal dan sosialisasi sekaligus menyamakan persepsi.

“Visi kami unggul dan berprestasi dalam bidang sains, teknologi, berakhlak mulia, dan humaniora serta menguasai keterampilan global berdasarkan nilai-nilai al-Qur’an dan al-Hadits.” Ujar Sutomo.

Menurut Sutomo pihaknya saat ini bersama stake holder terkait berkomitmen membangun SMA menjadi sekolah modern, menyamakan persepsi bahwa belajar harus dayfull, Siswa dengan berbagai potensi bakat minat akan dipetakan dalam memilih perguruan tinggi terbaik kedepanya.

“Kami berupaya keras akan menyelenggarakan pendidikan berkualitas dengan mengintegrasikan kajian ilmu kealaman dengan ayat-ayat semesta, Mengembangkan potensi siswa secara optimal dalam bidang sains-teknologi melalui pembelajaran inovatif dan humanis”. Tambahnya.

Sutomo menambahkan jika saat ini sudah ada beberapa riset school, kedepan juga akan membuat riset terbaru dan membuat jurnal dalam rangka literasi. Contoh riset yang sudah dilakukan adalah pembuatan sabun dari bahan jembak.

Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua Majelis Dikdasmen Salatiga, Dr. Sugiman, M.Si. mengatakan meski kota Salatiga termasuk dalam kategori kota kecil, namun tahun 2026 ini sudah ada 6 sekolah milik Muhammadiyah, yang tersebar di 4 kecamatan, yakni 2 Sekolah Dasar, 2 SMP, 1 SMK dan 1 SMA.
“Alhamdulillah hadirnya SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, merupakan sekolah modern religius, berprestasi yang menjadi pembeda dengan sekolah yang lain”. Kata Sugiman.

Menurut Sugiman SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Menyediakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pembentukan akhlak, sikap ilmiah, kritis, dan kreatif dan juga mampu menyelenggarakan pendidikan profesional dan akuntabel berlandaskan nilai-nilai al-Qur’an dan al-Hadits.

“SMA Sainstek Ahmad Dahlan hadir sebagai jembatan menuju masa depan yang cerah. Dengan program dan jejaring yang dimiliki, murid memiliki peluang besar untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi ternama di luar negeri, termasuk kesempatan meraih berbagai beasiswa”. kata Ketua Majelis Dikdasmen Salatiga, Dr. Sugiman, M.Si.

Sementara itu pantauan rasikafm.com, selama kegiatan berlangsung baik kepala sekolah, guru maupun pembawa acara menyampaikan materi dalam Bahasa Ingris, yang kemudian diartikan ke dalam Bahasa Indonesia. Termasuk saat perwakilan siswa baru, Muhammad Bintang Putra Syarifudin dan Humaira Putri juga melakukan hal yang sama.

Ketua Dikdasmen Salatiga, Sugiman

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved