KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa

42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa

42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa

Kepala Sekolah SMA Sutomo, Ketua Dikdasmen Salatiga, Sugiman dan perwakilan Siswa Siswi baru SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga berfoto bersama dalam acara Awalussanah. (Foto Arief Rasika)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang beda dalam kegiatan Awalussanah (pengenalan sekolah baru) di SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga yang berlangsung di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, lantai 2 Gedung Sekretariat DPRD Kota Salatiga, Jalan Letjend Sukowati No.51, Kalicacing, Kecamatan Sidomukti Salatiga. Sabtu (11.7.2026).

Kegiatan yang dibungkus dengan pengenalan program sekolah serta pengenalan guru dan siswa tersebut dalam penyampaian materinya menggunakan dua bahasa, yakni Ingris dan Indonesia.

Kepala SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Sutomo M.Ag. mengatakan tujuan diadakanya acara ini sebagai ajang saling kenal dan sosialisasi sekaligus menyamakan persepsi.

“Visi kami unggul dan berprestasi dalam bidang sains, teknologi, berakhlak mulia, dan humaniora serta menguasai keterampilan global berdasarkan nilai-nilai al-Qur’an dan al-Hadits.” Ujar Sutomo.

Menurut Sutomo pihaknya saat ini bersama stake holder terkait berkomitmen membangun SMA menjadi sekolah modern, menyamakan persepsi bahwa belajar harus dayfull, Siswa dengan berbagai potensi bakat minat akan dipetakan dalam memilih perguruan tinggi terbaik kedepanya.

“Kami berupaya keras akan menyelenggarakan pendidikan berkualitas dengan mengintegrasikan kajian ilmu kealaman dengan ayat-ayat semesta, Mengembangkan potensi siswa secara optimal dalam bidang sains-teknologi melalui pembelajaran inovatif dan humanis”. Tambahnya.

Sutomo menambahkan jika saat ini sudah ada beberapa riset school, kedepan juga akan membuat riset terbaru dan membuat jurnal dalam rangka literasi. Contoh riset yang sudah dilakukan adalah pembuatan sabun dari bahan jembak.

Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua Majelis Dikdasmen Salatiga, Dr. Sugiman, M.Si. mengatakan meski kota Salatiga termasuk dalam kategori kota kecil, namun tahun 2026 ini sudah ada 6 sekolah milik Muhammadiyah, yang tersebar di 4 kecamatan, yakni 2 Sekolah Dasar, 2 SMP, 1 SMK dan 1 SMA.
“Alhamdulillah hadirnya SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, merupakan sekolah modern religius, berprestasi yang menjadi pembeda dengan sekolah yang lain”. Kata Sugiman.

Menurut Sugiman SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Menyediakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pembentukan akhlak, sikap ilmiah, kritis, dan kreatif dan juga mampu menyelenggarakan pendidikan profesional dan akuntabel berlandaskan nilai-nilai al-Qur’an dan al-Hadits.

“SMA Sainstek Ahmad Dahlan hadir sebagai jembatan menuju masa depan yang cerah. Dengan program dan jejaring yang dimiliki, murid memiliki peluang besar untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi ternama di luar negeri, termasuk kesempatan meraih berbagai beasiswa”. kata Ketua Majelis Dikdasmen Salatiga, Dr. Sugiman, M.Si.

Sementara itu pantauan rasikafm.com, selama kegiatan berlangsung baik kepala sekolah, guru maupun pembawa acara menyampaikan materi dalam Bahasa Ingris, yang kemudian diartikan ke dalam Bahasa Indonesia. Termasuk saat perwakilan siswa baru, Muhammad Bintang Putra Syarifudin dan Humaira Putri juga melakukan hal yang sama.

Ketua Dikdasmen Salatiga, Sugiman

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]