URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Dishub Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi galian C PT MABA yang ada di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Foto: IST/ Dishub Kab. Semarang
Dishub Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi galian C PT MABA yang ada di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Foto: IST/ Dishub Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Pengawasan dilakukan sebagai tindak lanjut hasil audiensi warga Desa Tlompakan dengan pengusaha galian C di Komisi C DPRD Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu.

Dalam inspeksi bersama Satlantas Polres Semarang , petugas juga menemukan sejumlah kendaraan angkutan yang belum memenuhi persyaratan laik jalan.

“Kami belum memberikan sanksi, namun memilih memberikan peringatan kepada pihak penambang agar seluruh armada memenuhi persyaratan teknis maupun administrasi kendaraan, seperti kelengkapan STNK, tanda uji kendaraan, serta kelayakan teknis kendaraan,” ungkap Djoko saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

Selain itu, operator tambang juga diimbau tidak mengangkut muatan secara berlebihan, memastikan seluruh material tertutup terpal, serta menempatkan petugas pengatur lalu lintas (flagman) di titik-titik rawan kecelakaan, terutama di tanjakan dan tikungan wilayah Tlompakan.

“Kami juga meminta penyiraman jalan tidak hanya dilakukan di area tambang, tetapi sepanjang jalur yang dilalui truk angkutan. Sebab, debu yang muncul akibat cuaca panas masih menjadi keluhan masyarakat sehingga perlu dikendalikan secara rutin,” kata Djoko.

Menurut Djoko, pihaknya telah melakukan pengawasan secara tertutup sejak audiensi digelar pada 3 Juli 2026. Petugas turun langsung ke lapangan tanpa mengenakan seragam untuk melihat kondisi operasional yang sebenarnya.

“Hasil pemantauan menunjukkan sudah ada perubahan. Jam operasional sudah dipatuhi dan tidak lagi berlangsung hingga malam hari. Kendaraan juga tidak berjalan secara berombongan sehingga antreannya lebih tertata,” ujarnya.

Selain itu, penggunaan terpal pada truk pengangkut material mulai diterapkan meski belum sepenuhnya optimal. Menurut Djoko, masih ditemukan kendaraan yang hanya menutup muatan sebagian sehingga perlu dilakukan perbaikan.

“Hasil pemantauan ini juga telah kami konfirmasi kepada Kepala Desa Tlompakan yang menyebut kondisi operasional angkutan tambang memang mulai membaik dibanding sebelumnya,” lanjutnya.

Terkait dugaan truk bermuatan berlebih, Djoko mengatakan pihaknya belum dapat memastikan karena tidak melakukan penimbangan di lapangan.

“Untuk menentukan tonase harus menggunakan alat penimbang. Berat muatan juga bergantung pada jenis material yang diangkut, apakah batu, tanah, atau material lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, jalan kabupaten pada umumnya dirancang untuk menahan muatan sumbu terberat hingga 8 ton. Kerusakan jalan yang terjadi, menurutnya, dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari beban kendaraan, kondisi drainase, hingga genangan air saat musim hujan yang mempercepat kerusakan konstruksi jalan. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga