KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sebut Tol Semarang-Demak Istimewa, Presiden Harap Jadi Solusi Macet dan Banjir

Sebut Tol Semarang-Demak Istimewa, Presiden Harap Jadi Solusi Macet dan Banjir

Sebut Tol Semarang-Demak Istimewa, Presiden Harap Jadi Solusi Macet dan Banjir

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Demak, Jumat (11/6/2021) Foto/IST

RASIKAFM – Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Demak, Jumat (11/6). Jokowi datang untuk meninjau progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut.

Jokowi berharap, keberadaan Tol ini nantinya akan mengurangi kemacetan lalu lintas. Terutama dari Kaligawe menuju ke Bandar Udara Ahmad Yani Semarang. Keistimewaan jalan tol ini, lanjut Jokowi, adalah fungsinya yang tak hanya sebagai penghubung. Tetapi juga sebagai tanggul laut yang akan berfungsi sebagai pengendalian banjir.

https://www.facebook.com/1516448752/videos/10220577126567578/

Nantinya, kawasan di sekitar tol Semarang Demak Seksi II yang saat ini masih terendam rob akan menjadi kering. Jokowi berharap ke depan bisa digunakan menjadi kawasan industri dan pendukungnya.

Sebagai informasi, Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang ini memiliki panjang Total 26,70 KM terbagi menjadi dua seksi. Pembangunan Tol Semarang-Demak saat ini masih mengalami kendala, terutama status tanah warga tenggelam air laut.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]