KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti kegiatan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga, Kamis (20.8.2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan tersebut dimaksudkan sensus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperoleh data yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data dasar mengenai keberadaan penduduk, unit usaha, serta aktivitas ekonomi, yang nantinya dapat menjadi bahan dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Dalam pelaksanaannya, petugas BPS Kota Salatiga melakukan pendataan terhadap warga binaan yang menjadi peserta sensus. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar dengan dukungan jajaran Rutan Kelas IIB Salatiga.

Kepala Rutan Salatiga, Anda Tuning Supiluhu, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut serta menegaskan pentingnya dukungan terhadap program pemerintah dalam penyediaan data yang akurat.

“Rutan Salatiga tentu mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pendataan ini penting karena data yang akurat menjadi salah satu dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Kami memastikan kegiatan dapat berjalan tertib dan memberikan kemudahan bagi petugas BPS dalam melaksanakan pendataan terhadap warga binaan,” ujar Anda Tuning.

Lebih lanjut, pelaksanaan SE2026 di lingkungan Rutan Salatiga juga menjadi bentuk sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan BPS Kota Salatiga dalam mendukung program pemerintah.

Rutan Salatiga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan dan program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk warga binaan. Melalui kolaborasi lintas instansi, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang berkualitas dan mampu mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]