[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir rendah meski cuaca maritim di Laut Jawa umumnya cerah hingga berawan.

Mbak Google

INFO BMKG

20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut dan cuaca maritim terbaru untuk wilayah Perairan Semarang–Demak dan pesisir utara Jawa Tengah periode 20–22 Juni 2026. Data menunjukkan pasang maksimum masih berpotensi terjadi pada siang hari dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter.

Kondisi Maritim Terkini

Kondisi cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak pada Sabtu diprakirakan didominasi cuaca cerah pada pagi hari, kemudian berangsur cerah berawan hingga berawan pada malam hari. Suhu udara berkisar antara 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara 69–86 persen.

Kecepatan angin berada pada kisaran 4–10 knot dengan hembusan maksimum mencapai 14–20 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Semarang dan Laut Jawa bagian pesisir Jawa Tengah diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah hingga sedang.

Arus laut bergerak dengan kecepatan sekitar 0,69–1,05 knot dengan arah dominan menuju barat daya hingga selatan. Suhu permukaan laut tercatat sekitar 30 derajat Celsius.

Prakiraan Pasang Surut Harian

Berdasarkan grafik pasang surut harian Semarang, tinggi muka air laut pada pukul 01.00 WIB berada di kisaran 0,3 meter dan meningkat menjadi 0,4 meter pada pukul 02.00–03.00 WIB. Ketinggian air terus bertambah menjadi 0,5 meter pada pukul 04.00–05.00 WIB dan mencapai 0,6 meter pada pukul 06.00 WIB.

Kenaikan berlanjut menjadi 0,7 meter pada pukul 07.00–08.00 WIB, kemudian meningkat menjadi 0,8 meter pada pukul 09.00 WIB dan 0,9 meter pada pukul 10.00 WIB.

Puncak pasang laut diprakirakan terjadi pada pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Setelah itu, muka air laut mulai mengalami penurunan menjadi 0,9 meter pada pukul 15.00 WIB dan 0,8 meter pada pukul 16.00 WIB.

Menjelang malam, tinggi muka air laut terus turun hingga mencapai 0,2 meter pada pukul 21.00–23.00 WIB yang menjadi periode surut terendah hari tersebut. Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka air laut berada pada ketinggian sekitar 0,6 meter.

Potensi Dampak dan Cuaca Maritim

Pasang maksimum yang berlangsung pada siang hari berpotensi meningkatkan genangan rob di sejumlah kawasan pesisir Semarang, terutama daerah tambak, kawasan pelabuhan, permukiman pesisir, serta wilayah dengan elevasi rendah yang berhadapan langsung dengan Laut Jawa.

Meski kondisi gelombang laut relatif rendah dan cuaca cenderung cerah hingga berawan, masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir tetap perlu memperhatikan waktu pasang tertinggi karena dapat memengaruhi akses jalan pesisir, aktivitas perikanan, dan kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

Untuk periode 21–22 Juni 2026, BMKG memprakirakan cuaca perairan didominasi hujan ringan dengan tinggi gelombang tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter dan kecepatan arus laut sekitar 0,64–1,01 knot.

Masyarakat pesisir, nelayan, operator pelabuhan, serta pengguna jasa transportasi laut di wilayah Semarang, Demak, dan pesisir utara Jawa Tengah diimbau terus memantau informasi cuaca maritim dan pasang surut terbaru guna mengantisipasi potensi dampak pasang maksimum yang terjadi pada siang hari.

Sumber:

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan wilayah sekitarnya.
03 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25,6 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan perlu diwaspadai.
02 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu Semarang 26,6 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
01 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 30 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 27,0 derajat Celsius dengan kelembapan 71 persen. Suhu diprakirakan mencapai 36 derajat Celsius, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di pegunungan dan dataran tinggi serta perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
30 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspadai Karhutla

TERKINI

Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional mengevaluasi operasional SPPG Ngreco di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (2/10/2026). Evaluasi mencakup penerimaan bahan baku, kesesuaian dengan pesanan, penanganan bahan rusak, kecukupan gizi, dan food cost. Hasilnya, SPPG dinilai berjalan baik dan sesuai prosedur.
Tim BGN Kunjungi SPPG Ngreco Tuntang, Dapur MBG Percontohan di Kabupaten Semarang
Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional mengevaluasi operasional SPPG Ngreco di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (2/10/2026). Evaluasi mencakup penerimaan bahan baku, kesesuaian...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan wilayah sekitarnya.
03 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat...
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik untuk mengurangi persoalan lingkungan dan potensi konflik sosial. Inovasi yang dikembangkan bersama masyarakat ini dinilai memberi manfaat ekonomi dan mengantarkan kelompok tersebut menjadi lima besar kandidat Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026.
Dari Potensi Konflik Jadi Sumber Ekonomi, Inovasi Karang Taruna Manggihan Tembus 5 Besar Nasional
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik untuk mengurangi persoalan lingkungan dan potensi konflik sosial. Inovasi...
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan...
Satreskrim Polres Salatiga mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam di depan Kampus UKSW, Jalan Diponegoro, Salatiga. Peristiwa yang terjadi Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 03.45 WIB itu melukai korban Khoirul Anwar, 28 tahun, yang mengalami luka serius pada tangan kanan saat berusaha menangkis serangan.
Pasca Viral Di Medsos, Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan di Depan UKSW
Satreskrim Polres Salatiga mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam di depan Kampus UKSW, Jalan Diponegoro, Salatiga. Peristiwa yang terjadi Jumat (25/9/2026) sekitar pukul...
Muat Lebih

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]