[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: September 12, 2022

Polda-Jateng-Sebut-Pegawai-Bapenda-Semarang-yang-Hilang-Kooperatif-Sebagai-Saksi-Korupsi
Polda Jateng Sebut Pegawai Bapenda Semarang yang Hilang Kooperatif Sebagai Saksi Korupsi
Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paul hilang secara misterius. Iwan dikabarkan hilang sejak 24 Agustus 2022 oleh keluarganya. 
Ratusan-Mahasiswa-Berbagai-Elemen-Demo-Tolak-Kenaikan-BBM,-dihalaman-DPRD-Salatiga-Senin-Pagi
Ratusan Mahasiswa Berbagai Elemen Demo Tolak Kenaikan BBM, dihalaman DPRD Salatiga Senin Pagi
Gerakkan elemen mahasiswa terdiri dari HMI, PMII, KAMMI, GMNI, IMM, GMKI dan PMKRI itu terus berorasi menyindir para penguasa atas kebijakan yang dianggap tidak bersahabat dengan rakyat kecil.
Talud-Setinggi-15-Meter-Jebol,-Satu-Rumah-Warga-di-Nyatnyono-Terdampak-Longsor
Talud Setinggi 15 Meter Jebol, Satu Rumah Warga di Nyatnyono Terdampak Longsor
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (11/9/2022) sore menyebabkan talud setinggi 15 meter jebol. Material longsoran talud tersebut mengenai satu rumah warga di wilayah...
Ribuan-Siswa-SD-di-Salatiga-Ikuti-Sigimas
Ribuan Siswa SD di Salatiga Ikuti Sigimas
Ribuan siswa Sekolah Dasar di Salatiga ikuti gerakan Sikat Gigi massal senin 12 september 22. Kepala Sekolah SD Salatiga 6, Theresia Sri Rahayu mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka Hari Kesehatan...
Pemkab-Semarang-Gelontorkan-Rp-4,7-Miliar-untuk-Bansos-Dampak-Kenaikan-Harga-BBM
Pemkab Semarang Gelontorkan Rp 4,7 Miliar untuk Bansos Dampak Kenaikan Harga BBM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,7 miliar yang disalurkan untuk bantuan sosial (bansos) dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kabidhumas-Polda-Jateng,-Kombes-Pol-M-Iqbal-Alqudusy
Polda Jateng Menduga Temuan Jasad di Marina Dibunuh Dulu Lalu Dibakar
Penyelidikan terkait temuan jasad tanpa kepala bersama yang diduga saksi kunci kasus korupsi yakni pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus terus ber...

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved