[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

42 Sekolah di Kabupaten Semarang Tak Miliki Kepala Sekolah, Disdikbudpora Jamin Tak Ganggu Proses Belajar

Sebanyak 42 sekolah negeri di Kabupaten Semarang, terdiri dari 38 SD dan 4 SMP, kini tidak memiliki kepala sekolah karena telah memasuki masa pensiun dan belum ada penggantinya. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Budi Riyanto, menjelaskan bahwa pengisian posisi tersebut belum dapat dilakukan karena peraturan yang melarang pelantikan kepala daerah menjelang Pilkada 2024.

Sebanyak 42 sekolah negeri di Kabupaten Semarang, terdiri dari 38 SD dan 4 SMP, kini tidak memiliki kepala sekolah karena telah memasuki masa pensiun dan belum ada penggantinya. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Budi Riyanto, menjelaskan bahwa pengisian posisi tersebut belum dapat dilakukan karena peraturan yang melarang pelantikan kepala daerah menjelang Pilkada 2024.

Geliat Pilkada Salatiga 2024, PDIP akan Usung Kader Internal

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Salatiga berencana mengusung kader internal dalam Pilkada 2024, dengan kandidat yang akan diumumkan paling lambat akhir Juli. Ketua DPC PDIP Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, menyatakan bahwa meski koalisi partai politik masih sangat cair, calon Wali Kota Salatiga 2024 dari PDIP akan segera diumumkan dan dipastikan berasal dari kader internal.

Hari Jadi Kota Salatiga, 5.000 Porsi Makanan Disajikan Gratis di Lapangan Pancasila

Rabu (24/7/2024) menjadi puncak peringatan Hari Jadi Ke-1274 Salatiga dengan tema "Harmoni dalam Berinovasi", dimulai dengan upacara di Alun-alun Lapangan Pancasila yang diikuti seluruh peserta berpakaian adat Nusantara. Acara dilanjutkan dengan Sidang Paripurna DPRD di lokasi yang sama dan Kenduri Rakyat dengan 5.000 porsi makanan.

Rabu (24/7/2024) menjadi puncak peringatan Hari Jadi Ke-1274 Salatiga dengan tema “Harmoni dalam Berinovasi”, dimulai dengan upacara di Alun-alun Lapangan Pancasila yang diikuti seluruh peserta berpakaian adat Nusantara. Acara dilanjutkan dengan Sidang Paripurna DPRD di lokasi yang sama dan Kenduri Rakyat dengan 5.000 porsi makanan.