[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: September 30, 2024

Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Semarang menilai Ngesti Nugraha, calon Bupati Semarang petahana, sukses memimpin Kabupaten Semarang selama periode pertamanya bersama Basari (2020-2024). Keberhasilan tersebut menjadi alasan PKB untuk kembali mendukungnya dalam Pilkada 2024 bersama koalisi MUTIARA.
Dinilai Sukses di Periode Pertama, Kader PKB Kabupaten Semarang Sepakat Menangkan Kembali Ngesti Nugraha
Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Semarang menilai Ngesti Nugraha, calon Bupati Semarang petahana, sukses memimpin Kabupaten Semarang selama periode pertamanya bersama Basari (2020-2024)....
Hadir di JLS Salatiga, Cagub Ahmad Luthfi Bagikan Ribuan Mangkok Bakso Gratis
Hadir di JLS Salatiga, Cagub Ahmad Luthfi Bagikan Ribuan Mangkok Bakso Gratis
Sebanyak tiga kuintal bakso ludes saat calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menggelar acara makan bakso gratis di Pasar Tiban, Jalan Lingkar Salatiga, pada Minggu pagi, 29 September 2024. Masyarakat...
Hadir di Salatiga, Andika Akui Kalah Start, Namun Optimis Menang3
Hadir di Salatiga, Andika Akui Kalah "Start", Namun Optimis Menang
RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pernyataan itu disampaikan oleh calon Gubernur Jawa Tengah Andika Perkasa saat berada di sentra pembuatan tahu di Salatiga, minggu (29.9.2024). Didepan wartawan dirinya mengaku...
Polres Salatiga, dipimpin oleh Kapolres AKBP Aryuni Novitasari, menggelar patroli skala besar pada Sabtu malam, 28 September 2024, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang Pilkada. Patroli ini melibatkan 130 personel dan menyasar sejumlah lokasi di Kota Salatiga seperti Jalan Lingkar Selatan, Jalan Diponegoro, dan Jalan Jendral Sudirman.
Jelang Kedatangan Dua Mantan, Polres Salatiga Gelar Patroli Skala Besar
Polres Salatiga dipimpin oleh Kapolres AKBP Aryuni Novitasari, menggelar patroli skala besar pada Sabtu malam, 28 September 2024, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas)...

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved