URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Semarang menilai Ngesti Nugraha, calon Bupati Semarang petahana, sukses memimpin Kabupaten Semarang selama periode pertamanya bersama Basari (2020-2024). Keberhasilan tersebut menjadi alasan PKB untuk kembali mendukungnya dalam Pilkada 2024 bersama koalisi MUTIARA.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinilai Sukses di Periode Pertama, Kader PKB Kabupaten Semarang Sepakat Menangkan Kembali Ngesti Nugraha

Dinilai Sukses di Periode Pertama, Kader PKB Kabupaten Semarang Sepakat Menangkan Kembali Ngesti Nugraha

Dinilai Sukses di Periode Pertama, Kader PKB Kabupaten Semarang Sepakat Menangkan Kembali Ngesti Nugraha

Cabup Semarang Ngesti Nugraha saat menghadiri Sekolah Politik dan Silaturahmi Kader PKB Dapil Semarang V, di Hotel Kediri, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (29/9/2024). Foto: IST

Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Semarang menilai Ngesti Nugraha, calon Bupati Semarang petahana, sukses memimpin Kabupaten Semarang selama periode pertamanya bersama Basari (2020-2024). Keberhasilan tersebut menjadi alasan PKB untuk kembali mendukungnya dalam Pilkada 2024 bersama koalisi MUTIARA.

Cabup Semarang Ngesti Nugraha saat menghadiri Sekolah Politik dan Silaturahmi Kader PKB Dapil Semarang V, di Hotel Kediri, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (29/9/2024). Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Jajaran kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Semarang menilai Calon Bupati (Cabup) Semarang petahana Ngesti Nugraha sukses memimpin Bumi Serasi pada periode pertama. Berbagai keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai saat memimpin Kabupaten Semarang bersama kader PKB, Basari (2020- 2024), menjadi alasan kader PKB untuk memenangkan dan mengantar Ngesti Nugraha Kembali memimpin Kabupaten Semarang.

Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Semarang, Badarudin, saat membuka acara Sekolah Politik dan Silaturahmi Kader PKB Dapil Semarang V, di Hotel Kediri, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (29/9/2024).

Menurut Badarudin, sudah banyak keberhasilan yang telah dicapai Kabupaten Semarang selama hampir lima tahun kepemimpinan Ngesti Nugraha bersama Basari, hingga berbuah sejumlah penghargaan untuk Kabupaten Semarang.

“Sehingga apa yang sudah baik ini harus dilanjutkan dan pada pilkada 2024 ini PKB Kabupaten Semarang Kembali mengamanahkan Ngesti Nugraha-Nur Arifah sebagai Cabup dan Cawabup Semarang Bersama koalisi MUTIARA,” kata dia.

Meski dinilai berhasil, PKB sebagai salah satu partai pengusul koalisi MUTIARA memiliki ‘kewajiban’ mengingatkan beberapa hal yang sampai hari ini masih harus ditingkatkan. Misalnya terkait pemerataan layanan kesehatan masyarakat, karena rumah sakit milik pemerintah saat ini baru ada di Ungaran dan Ambarawa. Sementara untuk fasilitas kesehatan (faskes) serupa di wilayah selatan Kabupaten Semarang seperti Tengaran, Bringin, Suruh dan Getasan sudah mendesak untuk diwujudkan.

“Maka melalui kesempatan ini, saya mengharapkan agar fasilitas rumah sakit apakah tipe B atau tipe C sudah dapat diwujudkan di wilayah selatan (Kabupaten Semarang), paling tidak untuk periode kedua nanti,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Ngesti Nugraha mengatakan, pihaknya terus berupaya mewujudkan harapan tersebut. Rumah sakit itu bisa dibangun oleh pihak swasta maupun oleh pemerintah daerah. Ikhtiar tersebut masih terus berproses dan apa yang diharapkan oleh warga Kabupaten Semarang di wilayah Selatan itu bisa segera terwujud.

“Harapan kami, ada pihak swasta yang masuk berinvestasi untuk membangun rumah sakit di wilayah selatan Kabupaten Semarang, sehingga anggaran daerah dapat digunakan untuk kebutuhan pembangunan lainnya,” ujarnya.

Masih dalam rangka pembangunan bidang layanan kesehatan, lanjut Ngesti, Kabupaten Semarang telah mampu meraih beberapa capaian. Pada pelayanan BPJS Kesehatan, Kabupaten Semarang telah meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC). Pencapaian UHC ini akan semakin memudahkan warga mengakses jaminan layanan kesehatan dari pemerintah.

“Jika ada warga Kabupaten Semarang yang sakit atau melahirkan dari golongan kurang mampu, cukup daftar 10 menit bisa langsung aktif dan bisa mendapatkan pelayanan,” jelasnya.

Dalam program penanganan stunting, tahun 2023 sebesar 4,61 persen turun menjadi 3,6 persen di tahun 2024. Keberhasilan ini menempatkan Kabupaten Semarang menjadi daerah dengan kasus stunting terendah kedua di Jawa Tengah.

“Ini akan kami tingkatkan, sehingga Bumi Serasi tidak ada lagi kasus stunting,” imbuhnya.

Masih dalam rangka meningkatkan akses layanan kesehatan Pemerintah kabupaten Semarang juga menggratiskan semua ambulans yang ada di Puskesmas dan rumah sakit untuk Masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui upaya-upaya ini, alhamdulillah Kabupaten Semarang jadi daerah terendah ke-tujuh di Jateng soal kemiskinan. Angka kemiskinan turun dari 7,29 persen menjadi 6,96 persen,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved