KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama

Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama

Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahapan akhir penjaringan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC). Dari proses seleksi yang berlangsung sejak Februari 2026, muncul 12 kader terbaik dari empat PAC yang ada di Kota Salatiga.

Musancab dipimpin oleh kader DPD PDI Perjuangan yang mendapatkan mandat. Mereka adalah Agustina Wilujeng, Dyah Kartika, Tia Hendi serta Bagus Suryokusuma. Kegiatan diikuti seluruh pengurus inti anak cabang hingga pengurus ranting.

Ketua Panitia Musancab, Laurens Adrian mengatakan, proses penjaringan dilakukan berjenjang dengan mengedepankan aspirasi internal partai hingga uji kompetensi kader.

“Penjaringan dimulai sejak Februari melalui penyerapan aspirasi internal partai. Dari situ masing-masing PAC mengerucut menjadi lima besar,” ujarnya belum lama ini.

Tahapan berikutnya adalah tes tertulis yang digelar di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga pada 19 April 2026. Dilanjutkan tes wawancara pada 3 Mei 2026.

Dari seluruh tahapan tersebut, masing-masing PAC menyisakan tiga kader yang dinyatakan lolos. Dengan demikian terdapat 12 kader dari empat PAC.

“Penentuan ketua anak cabang menjadi kewenangan DPD PDIP Jawa Tengah. Dari tiga nama di masing-masing PAC nanti akan ditetapkan satu orang sebagai ketua,” jelas Laurens.

Posisi sekretaris dan bendahara nantinya ditentukan bersama oleh tiga personel tersebut, termasuk pembentukan struktur pengurus PAC lainnya.

Tia Hendi menjelaskan bahwa penjaringan dan penyaringan untuk PAC adalah amanah partai. Diharapkan nantinya muncul ketua yang dukungan solid sehingga lebih memajukan kota Salatiga dan juga partai.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang