KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang: Pengurus dan Fraksi Wajib Hadir di Lokasi Bencana

Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang: Pengurus dan Fraksi Wajib Hadir di Lokasi Bencana

Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang: Pengurus dan Fraksi Wajib Hadir di Lokasi Bencana

Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha menginstruksikan kepada seluruh pengurus, anggota fraksi, dan kader untuk hadir di lokasi bencana meringankan beban masyarakat saat rapat bersama ratusan PAC dan organisasi sayap partai di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bawen, Minggu (1/2/2026) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, menginstruksikan seluruh pengurus, kader, dan anggota Fraksi PDIP untuk turun langsung ke lokasi bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang guna membantu masyarakat terdampak.

Ngesti menjelaskan, saat ini Kabupaten Semarang kerap dilanda berbagai bencana alam seperti angin puting beliung, tanah longsor, hingga rumah roboh. Kondisi tersebut membutuhkan kehadiran nyata partai di tengah masyarakat.

“Kami meminta seluruh pengurus partai, termasuk anggota fraksi PDIP, untuk hadir di lokasi bencana. Laporkan ke kami, carikan solusi, agar beban yang dialami masyarakat bisa menjadi lebih ringan,” ujar Ngesti saat rapat bersama ratusan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan organisasi sayap partai di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bawen, Minggu (1/2/2026) sore.

Selain penanganan bencana, Ngesti menegaskan rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Rakernas PDIP serta hasil rapat DPD PDIP Jawa Tengah yang diperluas. DPC PDIP Kabupaten Semarang menggelar konsolidasi dengan mengundang pengurus PAC se-Kabupaten Semarang, organisasi sayap partai seperti BMI, Taruna Merah Putih, Satgas, Baguna, serta para tokoh dan sesepuh partai.

“Konsolidasi dilakukan untuk menata kembali kepengurusan partai mulai dari tingkat PAC, ranting di desa dan kelurahan, hingga anak ranting di setiap RW dan dusun, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu Legislatif mendatang,” jelasnya.

Ngesti juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan kader. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci agar partai tetap kondusif dan mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pileg mendatang.

“Kami minta seluruh pengurus, kader, dan anggota fraksi tetap guyub, rukun, dan kompak. Dengan soliditas, kami optimistis PDIP bisa memenangkan Pileg dan menambah kursi,” tegasnya.

Penataan kepengurusan partai ditargetkan rampung melalui rapat di masing-masing PAC, dengan target selesai sebelum bulan Ramadan tahun ini. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]