KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Nekat mengendarai sepeda motor dengan menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong), KM (16) siswa kelas 10 SMK Bakti Nusantara akhirnya mendapatkan teguran keras dari anggota Satlantas yang pagi itu sedang mengatur lalin di pertigaan Cebongan Salatiga. Selasa (11.8.2026).

Kepada rasikafm.com, AIPDA Agus Wahib anggota Satlantas mengatakan jika tindakan tegas berupa tilang yang diambilnya tersebut karena diduga pelaku sering kali melintas dipagi hari dengan menggunakan knalot brong, yang menganggu kenyamanan penggunan jalan lain saat berdekatan dengan motor pelaku.

“Saat saya melakukan AG pagi, kerap melihat motor Yamaha Tupiter MX dengan ciri ciri hampir sama, biasanya yang bersangkutan melintas dengan kencang sambil digas kencang alias “Blayer blayer” saat dipertigaan Cebongan”. Ujar Agus.

Menurut Agus motor dengan mudah dihentikan karena saat itu lampu sedang berwarna merah.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta yang kebetulan tengah melakukan patroli pagi menyempatkan berhenti di pertigaan Cebongan. Kasat kemudian memberikan edukasi kepada pemilik motor yang menggunakan kendaraan penuh dengan variasi motor balap itu, bahkan Kasat juga meminta pelaku untuk mendengarkan suara motornya sambil ditanya apakah memekakkan telingan atau tidak.

Kepada pemilik motor Kasat juga memberikan wejangan agar tidak melakukan hal serupa karena membuat suara bising, hingga menganggu pengguna jalan lain

– Kasat Lantas Henry Sulistyanta saat diwawancara Rasika
– Siswa sma saat mendengerkan suara knaalpot

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]