[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Oktober 26, 2024

Memasuki hari keempat penyelenggaraan GIIAS Semarang 2024, para penggemar otomotif di Semarang dan sekitarnya hanya memiliki satu hari tersisa untuk menyaksikan pameran terbesar di Jawa Tengah ini, yang berlangsung di Muladi Dome, Universitas Diponegoro. Acara ini berlangsung hingga akhir pekan, menampilkan berbagai kendaraan terbaru dari 19 merek otomotif ternama dan lebih dari 25 industri pendukung.
GIIAS Semarang 2024 : Keseruan Akhir Pekan Dengan Deretan Teknologi Otomotif dan Program Interaktif
Memasuki hari keempat penyelenggaraan GIIAS Semarang 2024, para penggemar otomotif di Semarang dan sekitarnya hanya memiliki satu hari tersisa untuk menyaksikan pameran terbesar di Jawa Tengah ini, yang...
Sebulan sebelum pemilihan wali kota Salatiga 2024, Pemuda Muhammadiyah mengadakan acara silaturahmi untuk memperkenalkan visi dan misi pasangan calon kepala daerah kepada warga Muhammadiyah pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh dua dari tiga pasangan calon, yaitu Juan Rama - Sri Wahyuni dan Sinoeng Nugroho Rachmadi - Budi Santoso, sementara pasangan Robby - Nina tidak hadir karena keperluan mendadak.
Dua Paslon Sampaikan Visi Misi di Depan Ratusan Kader Muhammadiyah Salatiga
Sebulan sebelum pemilihan wali kota Salatiga 2024, Pemuda Muhammadiyah mengadakan acara silaturahmi untuk memperkenalkan visi dan misi pasangan calon kepala daerah kepada warga Muhammadiyah pada Sabtu,...
Pameran otomotif GIIAS Semarang 2024 berhasil menarik antusiasme tinggi dari pecinta otomotif, khususnya di wilayah Jawa Tengah, dengan lebih dari 500 trip test drive dan test ride tercatat hingga hari kedua.
Sensasi Menjajal Kendaraan Impian di GIIAS Semarang 2024
Pameran otomotif GIIAS Semarang 2024 berhasil menarik antusiasme tinggi dari pecinta otomotif, khususnya di wilayah Jawa Tengah, dengan lebih dari 500 trip test drive dan test ride tercatat hingga hari...

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved