[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat (26/6/2026) pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di sejumlah kawasan pesisir Semarang dan sekitarnya, meski cuaca maritim umumnya masih kondusif dengan gelombang relatif rendah.

Mbak Google

INFO BMKG

26 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter, Pesisir Utara Jawa Tengah Waspada Rob

26 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter, Pesisir Utara Jawa Tengah Waspada Rob

26 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter, Pesisir Utara Jawa Tengah Waspada Rob

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak yang berlaku mulai Jumat, 26 Juni 2026 hingga Minggu, 28 Juni 2026. Secara umum, kondisi cuaca di Laut Jawa bagian pesisir Jawa Tengah diprakirakan masih cukup kondusif dengan dominasi cuaca cerah hingga berawan. Namun, masyarakat pesisir tetap diminta mencermati periode pasang maksimum yang berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut di kawasan pantai.

Perairan Semarang–Demak diprakirakan didominasi cuaca cerah pada pagi hari, berawan pada siang hari, hujan ringan pada sore sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian kembali berawan hingga malam hari.

Suhu udara berkisar 27–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 68–83 persen. Angin bertiup dengan kecepatan 6–9 knot disertai hembusan maksimum (gust) 15–18 knot. Kecepatan arus laut berkisar 0,65–1,10 knot, sedangkan tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5–1,25 meter. Memasuki dini hari 27 Juni, tinggi gelombang berpotensi meningkat menjadi 1,25–2,5 meter di sebagian perairan.

Grafik pasang surut menunjukkan muka air laut mulai meningkat sejak dini hari dari 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB hingga mencapai 0,8 meter pada pukul 06.00–10.00 WIB, yang menjadi periode pasang maksimum.

Setelah itu, tinggi muka air laut menurun secara bertahap menjadi 0,7 meter pada pukul 11.00–17.00 WIB, kemudian turun ke 0,6 meter pada pukul 18.00–19.00 WIB. Menjelang malam, muka air laut terus mengalami penurunan hingga mencapai titik surut terendah sekitar 0,3 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB.

Garis Mean Sea Level (MSL) berada pada ketinggian 0,6 meter. Selama periode pukul 06.00–17.00 WIB, muka air laut berada di atas MSL sehingga berpotensi meningkatkan peluang terjadinya rob di kawasan pesisir rendah apabila bertepatan dengan faktor pendukung lain seperti angin laut dan kondisi drainase.

Untuk periode 27–28 Juni 2026, BMKG memprakirakan suhu permukaan laut tetap berada di kisaran 30 derajat Celsius. Arus laut dominan bergerak ke arah barat daya (SW) pada 27 Juni dengan kecepatan 0,79–1,12 knot, kemudian berubah menuju selatan (S) pada 28 Juni dengan kecepatan 0,68–1,10 knot.

Cuaca pada Sabtu (27/6) diprakirakan berawan tebal, sedangkan Minggu (28/6) didominasi udara kabur. Tinggi gelombang umumnya masih berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, sementara angin bertiup 6–11 knot dengan hembusan maksimum hingga 22 knot.

Masyarakat pesisir, nelayan, operator pelabuhan, serta pelaku usaha tambak di wilayah Semarang, Demak, dan pesisir utara Jawa Tengah disarankan memantau pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut BMKG, terutama pada pukul 06.00–10.00 WIB saat pasang laut mencapai ketinggian maksimum dan berpotensi memengaruhi aktivitas di kawasan pesisir.

Sumber Data: BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang dan data prakiraan pasang surut PUSHIDROS TNI AL (26 Juni 2026).

Sumber:

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25,6 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan perlu diwaspadai.
02 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu Semarang 26,6 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
01 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 30 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 27,0 derajat Celsius dengan kelembapan 71 persen. Suhu diprakirakan mencapai 36 derajat Celsius, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di pegunungan dan dataran tinggi serta perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
30 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspadai Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 28 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 84%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah diperkirakan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
28 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

TERKINI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25,6 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan perlu diwaspadai.
02 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat...
Jenazah Danang Heriyanto, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, tiba di rumah duka Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (1/10/2026), setelah ditemukan dan diidentifikasi melalui ciri fisik, tato, pakaian, serta data ante mortem keluarga. Danang ditemukan di dalam kapal pada 27 September setelah pencarian hampir dua pekan.
Setelah 14 Hari Pencarian, Jenazah Danang Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan ke Boyolali
Jenazah Danang Heriyanto, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, tiba di rumah duka Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (1/10/2026), setelah ditemukan dan diidentifikasi melalui ciri fisik,...
Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang memfasilitasi opsi tukar guling. Polemik bermula dari pemindahan warga setelah banjir 1983 ke tanah bengkok kepala desa.
Aset Tanah Pojoksari 43 Tahun Tak Kunjung Jelas, DPRD Dorong Pemkab Semarang Segera Beri Kepastian
Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang...
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk mencari peluang bisnis dan produk Indonesia. Kemendag menargetkan 30.000 pengunjung dan potensi transaksi mencapai USD 17,5 miliar.
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Ekshibitor Siap Buka Pasar Global
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk...
Sebanyak 11 dari 13 pendaftar calon Pimpinan Baznas Kota Salatiga periode 2027–2032 dinyatakan lolos seleksi administrasi pada Kamis (24/9/2026). Mereka selanjutnya mengikuti tes pengetahuan dasar berbasis CAT dan penulisan makalah pada 6 Oktober 2026, sebelum menjalani wawancara dan pemeringkatan untuk menentukan 10 peserta yang akan diajukan kepada Baznas RI.
VinFast Tak Sekadar Jual Mobil Listrik, Tapi Tawarkan Ekosistem di GIIAS Semarang
VinFast menghadirkan VF 3, VF 6, dan VF MPV 7 di GIIAS Semarang 2026, Muladi Dome UNDIP, 30 September–4 Oktober. Selain kendaraan, VinFast menawarkan konsep Drive Worry Free yang mencakup jaminan nilai...
Muat Lebih

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]