[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai puncak 0,9 meter pada pukul 07.00–11.00 WIB pada Senin, 29 Juni 2026. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut di kawasan pesisir sehingga masyarakat dan aktivitas pelabuhan perlu mewaspadai kemungkinan genangan rob di lokasi yang rentan.

Mbak Google

INFO BMKG

29 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah

29 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah

29 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan tinggi muka air laut di wilayah pesisir Semarang dan sekitarnya mencapai 0,9 meter pada pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, Senin (29/6/2026). Kondisi pasang maksimum tersebut menjadi periode yang perlu diperhatikan karena berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di sejumlah kawasan pesisir yang memiliki elevasi rendah.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, permukaan laut mulai mengalami kenaikan sejak dini hari dari sekitar 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB. Ketinggian air kemudian meningkat bertahap menjadi 0,4 meter pada pukul 02.00 WIB, 0,5 meter pada pukul 03.00 WIB, 0,6 meter pada pukul 04.00 WIB, 0,7 meter pada pukul 05.00 WIB, dan 0,8 meter pada pukul 06.00 WIB sebelum mencapai puncak 0,9 meter selama lima jam berturut-turut, yakni pukul 07.00–11.00 WIB. Nilai Mean Sea Level (MSL) berada pada kisaran 0,6 meter.

Memasuki siang hingga sore hari, tinggi muka air laut mulai berangsur turun menjadi 0,8 meter pada pukul 12.00–13.00 WIB, kemudian 0,7 meter pada pukul 14.00–15.00 WIB, 0,6 meter pada pukul 16.00–17.00 WIB, dan terus menurun hingga mencapai 0,3 meter pada pukul 21.00–24.00 WIB. Pola tersebut menunjukkan kondisi pasang tinggi terjadi pada pagi hingga menjelang siang sebelum memasuki fase surut pada sore hingga malam.

Sementara itu, prakiraan cuaca maritim untuk Perairan Semarang–Demak didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan pada pagi hari, berubah menjadi berawan tebal pada siang hingga malam. Suhu udara berkisar 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 54–77 persen.

Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 6–12 knot, dengan embusan maksimum mencapai 21 knot. Kondisi gelombang laut diprakirakan relatif rendah hingga sedang, yakni 0,5–1,25 meter, sehingga secara umum masih mendukung aktivitas pelayaran lokal dan perikanan, namun tetap memerlukan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Arus laut bergerak ke arah barat daya (SW) dengan kecepatan berkisar 0,68–0,94 knot, sementara suhu permukaan laut berada di sekitar 30 derajat Celsius.

Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, nelayan, operator pelabuhan, serta pengguna jasa transportasi laut di wilayah Semarang, Demak, dan pesisir utara Jawa Tengah disarankan mengikuti perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut terbaru dari BMKG. Perhatian khusus diperlukan pada periode 07.00–11.00 WIB, ketika tinggi muka air laut berada pada level maksimum dan berpotensi meningkatkan dampak rob di wilayah pesisir yang rawan.

Sumber:

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan wilayah sekitarnya.
03 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25,6 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan perlu diwaspadai.
02 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu Semarang 26,6 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
01 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 30 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 27,0 derajat Celsius dengan kelembapan 71 persen. Suhu diprakirakan mencapai 36 derajat Celsius, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di pegunungan dan dataran tinggi serta perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
30 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspadai Karhutla

TERKINI

Sebanyak 100 anak berkebutuhan khusus mengikuti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut gratis dalam kegiatan “Senyum Sehat untuk Anak Istimewa” di Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang digelar menjelang Hari Cerebral Palsy Sedunia ini melibatkan dokter gigi anak sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua tentang perawatan kesehatan gigi anak.
Senyum Sehat untuk Anak Istimewa, 100 Anak Difabel Ikuti Pemeriksaan Gigi Gratis
Sebanyak 100 anak berkebutuhan khusus mengikuti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut gratis dalam kegiatan “Senyum Sehat untuk Anak Istimewa” di Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang...
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Pengurus DPC GEKRAFS Kota Salatiga resmi dilantik di Grand Wahid Hotel, Sabtu (3/10/2026), untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan membuka akses pasar bagi pelaku usaha. GEKRAFS Jawa Tengah menyebut...
Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional mengevaluasi operasional SPPG Ngreco di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (2/10/2026). Evaluasi mencakup penerimaan bahan baku, kesesuaian dengan pesanan, penanganan bahan rusak, kecukupan gizi, dan food cost. Hasilnya, SPPG dinilai berjalan baik dan sesuai prosedur.
Tim BGN Kunjungi SPPG Ngreco Tuntang, Dapur MBG Percontohan di Kabupaten Semarang
Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional mengevaluasi operasional SPPG Ngreco di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (2/10/2026). Evaluasi mencakup penerimaan bahan baku, kesesuaian...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan wilayah sekitarnya.
03 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat...
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik untuk mengurangi persoalan lingkungan dan potensi konflik sosial. Inovasi yang dikembangkan bersama masyarakat ini dinilai memberi manfaat ekonomi dan mengantarkan kelompok tersebut menjadi lima besar kandidat Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026.
Dari Potensi Konflik Jadi Sumber Ekonomi, Inovasi Karang Taruna Manggihan Tembus 5 Besar Nasional
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik untuk mengurangi persoalan lingkungan dan potensi konflik sosial. Inovasi...
Muat Lebih

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]