KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

531 KDKMP di Wilayah Kodam IV Diresmikan, Motor Penggerak Ekonomi Desa

531 KDKMP di Wilayah Kodam IV Diresmikan, Motor Penggerak Ekonomi Desa

531 KDKMP di Wilayah Kodam IV Diresmikan, Motor Penggerak Ekonomi Desa

RASIKAFM.COM | BOYOLALI — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, hadiri acara peresmian serentak Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI Prabowo Subianto yang dipusatkan di Gerai KDKMP Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026).

Secara nasional, upacara peresmian tersebut berpusat langsung di KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

Sementara untuk wilayah teritorial Kodam IV/Diponegoro, program ini tersebar di delapan Kodim jajaran dengan total mencapai 531 titik KDKMP yang diresmikan secara serentak.

Acara di titik pusat Boyolali tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sumanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, serta Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahap awal ini diresmikan 1.061 kedai KDKMP di seluruh Indonesia, dengan target mencapai 30.000 gerai dalam setahun ke depan. Program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat bawah, termasuk petani, pedagang, dan pelaku UMKM.

Melalui arahannya secara daring, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan berbasis desa. Koperasi diharapkan menjadi wadah yang mandiri, berdaya saing, dan dikelola secara profesional, transparan, serta akuntabel agar mampu meraih kepercayaan penuh dari masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala Negara mendorong koperasi desa untuk bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi warga melalui pengembangan sektor pertanian, jalur distribusi kebutuhan pokok, serta usaha produktif lainnya. Dengan landasan semangat gotong royong dan kebersamaan, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan serta penguatan program pemberdayaan agar koperasi desa mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat bawah.

Selain di Desa Kragilan pendampingan langsung dari para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro juga dilaksanakan di beberapa wilayah jajaran Kodim lainnya. Di wilayah Kodim 0705/Magelang, pemantauan dipimpin langsung oleh Kasdam IV/Diponegoro di Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, serta Danrem 072/Pamungkas di KDKMP Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Sementara itu, di wilayah Kodim 0723/Klaten, kegiatan pengawasan dihadiri oleh Irdam IV/Diponegoro yang bertempat di KDKMP Desa Socongkansi, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Serta di wilayah Kodim 0726/Sukoharjo, peninjauan gerai dipimpin oleh Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro di KDKMP Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]