KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dari Limbah Menjadi Manfaat, Mahasiswa KKNM UNY 27127 Gelar Program Setitik Terang

Dari Limbah Menjadi Manfaat, Mahasiswa KKNM UNY 27127 Gelar Program Setitik Terang

Dari Limbah Menjadi Manfaat, Mahasiswa KKNM UNY 27127 Gelar Program Setitik Terang

Program Setitik Terang dilaksanakan mahasiswa KKN Mandiri UNY 27127 di Dusun Sumber, Balecatur, Gamping, DIY, pada 2025. Kegiatan ini menyasar warga RT 1–7 untuk mengurangi pencemaran minyak jelantah melalui sosialisasi dan pelatihan pengolahan menjadi lilin aromaterapi bernilai guna dan ramah lingkungan.
Foto dok Galang
KKNM dusun Sumber saat melakukan kegiatan Setitik Terang

RASIKAFM.COM | YOGYAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri (KKNM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kelompok 27127 melaksanakan program kerja bertajuk Setitik Terang (Pemanfaatan Limbah Minyak Rumah Tangga) di Dusun Sumber, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak bekas rumah tangga yang belum terkelola secara optimal.

Program Setitik Terang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Melalui pengelolaan yang tepat, limbah minyak rumah tangga diharapkan tidak lagi menjadi sumber pencemaran, melainkan dapat dimanfaatkan kembali secara ramah lingkungan dan berkelanjutan, Dengan melibatkan warga masyarakat Dusun Sumber RT 1 hingga RT 7. Program dikemas dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah minyak rumah tangga.

Dalam kegiatanya, Mahasiswa mengajak warga untuk mempraktikkan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Warga diperkenalkan pada tahapan pembuatan lilin, mulai dari proses penyaringan minyak, pencampuran bahan, hingga pencetakan produk. Lilin aromaterapi yang dihasilkan tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi nilai ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai usaha skala rumah tangga.

Shafira Aulia Azzahra penanggung jawab program menjelaskan jika Setitik Terang ini dirancang sebagai upaya edukasi lingkungan yang aplikatif bagi masyarakat.

“Melalui program ini, kami ingin meningkatkan kesadaran warga terhadap dampak lingkungan dari pembuangan minyak jelantah sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolah minyak bekas menjadi lilin aromaterapi yang ramah lingkungan dan bernilai tambah,” ujar Fira panggilan akrab Shafira Aulia Azzahra.

Posko KKNM Dusun Sumber, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Fira Masyarakat Dusun Sumber menyambut baik pelaksanaan program Setitik Terang. Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi pelatihan pembuatan lilin aromaterapi.

“Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kepedulian lingkungan serta mendorong pemanfaatan limbah rumah tangga secara kreatif dan berkelanjutan,” tutup Fira mahasiswi jurusan PGSD Angkatan 2022.

Mahasiswa KKN berikan pelatihan

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]