KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

H-5 Idulfitri 1447 H, Lebih dari 37 Ribu Kendaraan Masuk Solo via GT Ngemplak

H-5 Idulfitri 1447 H, Lebih dari 37 Ribu Kendaraan Masuk Solo via GT Ngemplak

H-5 Idulfitri 1447 H, Lebih dari 37 Ribu Kendaraan Masuk Solo via GT Ngemplak

Terpantau ada peingkatan volume kendaraan di Gerbang Tol Ngemplak

Boyolali, 17 Maret 2026 — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, arus lalu lintas di Ruas Tol Solo–Ngawi mulai mengalami peningkatan. PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat, lebih dari 37 ribu kendaraan masuk ke Kota Solo melalui Gerbang Tol (GT) Ngemplak, Boyolali, pada periode H-10 hingga H-5 Lebaran (11–16 Maret 2026).

Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, menyampaikan bahwa pada H-5 Idulfitri, kendaraan yang melintas masih didominasi kendaraan pribadi (Golongan I).

“Total kendaraan yang melintas, baik masuk maupun keluar melalui GT Ngemplak selama periode H-10 hingga H-5 mencapai 66.728 kendaraan. Angka ini meningkat 2 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 65.215 kendaraan,” ujarnya.

Puncak peningkatan terjadi pada H-5 atau 16 Maret 2026, dengan total lalu lintas mencapai 51.077 kendaraan.

Sementara itu, volume kendaraan yang keluar melalui seluruh gerbang tol di ruas Solo–Ngawi—meliputi GT Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Gondangrejo, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur, hingga Ngawi—tercatat sebanyak 146.720 kendaraan. Angka tersebut masih 6 persen lebih rendah dibandingkan kondisi normal sebesar 138.012 kendaraan.

Dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik, PT JSN telah mengoptimalkan layanan operasional di seluruh ruas tol. Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain penambahan petugas di gerbang tol untuk mempercepat transaksi, pengoperasian Gardu Oblique Approach Booth (OAB), serta peningkatan layanan di rest area, termasuk pengaturan parkir dan kebersihan fasilitas.

“PT JSN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama arus mudik dan balik Idulfitri. Kami memastikan kesiapan petugas, optimalisasi gardu transaksi, serta seluruh fasilitas pendukung dapat berfungsi dengan baik,” tambah Mery.

Selain itu, koordinasi dengan kepolisian dan mitra kerja juga ditingkatkan guna menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Seluruh layanan pendukung seperti rest area, derek, hingga informasi lalu lintas disiagakan selama 24 jam.

PT JSN juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, kecukupan saldo uang elektronik, serta mengisi bahan bakar sebelum perjalanan. Pengguna jalan diharapkan beristirahat jika lelah dan selalu mematuhi rambu serta aturan lalu lintas.

Untuk informasi terkini, pengguna jalan dapat mengakses layanan One Call Center 24 jam di nomor 133 serta aplikasi Travoy 4.1 di iOS dan Android.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]