KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jembatan Rembun Pekalongan-Pemalang Selesai Diperbaiki, Kini Bisa Dilalui

Jembatan Rembun Pekalongan-Pemalang Selesai Diperbaiki, Kini Bisa Dilalui

Jembatan Rembun Pekalongan-Pemalang Selesai Diperbaiki, Kini Bisa Dilalui

Jembatan Kali Rembun di jalur pantura perbatasan Pemalang-Pekalongan sudah kembali dioperasionalkan bagi kendaraan umum mulai hari ini, Rabu (10/3).

RASIKAFM – Pembangunan Jembatan Rembun di perbatasan Pekalongan dan Pemalang sudah selesai. Proses perbaikan jembatan dikebut yang semula dijadwalkan akhir Maret selesai, ternyata hari Rabu (10 /3/2021) sudah selesai dan bisa dilalui.

Sebagaimana diketahui, jembatan sisi selatan atau II A itu runtuh pada 4 Februari 2021lalu, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Dampak ambruknya jembatan Rembun sempat membuat jalur Pantura Pekalongan- Pemalang, terhambat. Bahkan arus kendaraan berat juga dialihkan ke jalan tol agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Kepala BPPJN Jateng-DIY, Satriyo mengatakan, perbaikan jembatan membutuhkan waktu 34 hari, atau lebih cepat dari perkiraan akhir Maret. Setelah selesai, maka jembatan bisa digunakan dan lalu lintas kembali normal.

Satriyo mengharapkan, setelah Jembatan Rembun resmi digunakan, maka kendaraan yang melintas tidak melebihi kapasitas jembatan ,agar jembatan tidak mudah rusak.(bgs)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]