[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25 derajat Celsius dengan kelembapan 83 persen, sementara hujan ringan berpotensi turun tidak merata di sekitar pegunungan dan dataran tinggi.

Mbak Google

INFO BMKG

15 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah

15 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah

15 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah

Citra Satelit Cuaca Pukul 05:30 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05:30 WIB

Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.30 WIB, kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau cerah berawan. Suhu udara tercatat 25 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 83 persen. Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan 4 kilometer per jam.

BMKG memprakirakan cuaca Kota Semarang pada pagi hingga siang hari berada dalam kondisi cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diperkirakan berubah menjadi cerah berawan hingga berawan.

Suhu udara di Semarang diprakirakan berkisar antara 26 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 45 hingga 75 persen. Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5 hingga 30 kilometer per jam.

Secara umum, cuaca Jawa Tengah pada pagi hari diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Pada siang, sore, hingga awal malam, sebagian wilayah diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di sekitar wilayah pegunungan dan dataran tinggi.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang cenderung kering perlu menjadi perhatian, khususnya di wilayah dengan vegetasi atau lahan yang mudah terbakar. Masyarakat diharapkan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk pembakaran terbuka.

Di sektor maritim, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Sementara itu, tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut perlu diperhatikan nelayan dan pengguna transportasi laut sebelum melakukan aktivitas di perairan.

Sumber: 

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 18 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 81%, dengan angin tenggara 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di Semarang Selatan serta wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
18 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 17 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,5°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah berawan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
17 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Produk susu olahan Rumah Susu Indonesia di Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang, dipasok ke enam SPPG untuk menjadi menu tambahan Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk berbahan 100 persen susu murni tersebut dibagikan kepada siswa di sejumlah sekolah dan diproduksi dengan bahan baku dari koperasi peternak susu di wilayah Getasan.
Berdayakan Peternak Sapi Perah Lokal, Susu Jadi Pelengkap Menu Program MBG di Kabupaten Semarang
Produk susu olahan Rumah Susu Indonesia di Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang, dipasok ke enam SPPG untuk menjadi menu tambahan Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk berbahan 100 persen susu murni tersebut...
Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Keterjangkauan hunian di kawasan perkotaan tidak hanya ditentukan harga rumah, tetapi juga biaya mobilitas penghuninya. Integrasi perumahan dan transportasi umum diperlukan untuk mengatasi persoalan aksesibilitas,...
Sebanyak 868 hektare lahan dan hutan terbakar dalam 419 kejadian karhutla di Jawa Tengah pada 5 Juni hingga 20 September 2026. BPBD Jateng mencatat kejadian tersebut terjadi di 34 kabupaten/kota dengan kerugian sementara sekitar Rp3 miliar, yang sebagian besar diduga dipicu pembakaran lahan, semak, dan sampah.
868 Hektare Lahan di Jateng Terbakar, BPBD: Mayoritas karena Ulah Manusia
Sebanyak 868 hektare lahan dan hutan terbakar dalam 419 kejadian karhutla di Jawa Tengah pada 5 Juni hingga 20 September 2026. BPBD Jateng mencatat kejadian tersebut terjadi di 34 kabupaten/kota dengan...
Sebanyak 35 kucing jalanan dari wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, dikumpulkan pegiat untuk mengikuti sterilisasi dan vaksinasi rabies gratis di Dispertanikap Kabupaten Semarang, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengendalian populasi kucing dan pencegahan rabies, dengan kucing dirawat hingga pulih sebelum dikembalikan ke lokasi semula.
Susuri Pasar hingga TPS, Pegiat Kucing Ungaran Selamatkan Puluhan Kucing Jalanan untuk Disterilkan dan Vaksinasi Anti Rabies
Sebanyak 35 kucing jalanan dari wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, dikumpulkan pegiat untuk mengikuti sterilisasi dan vaksinasi rabies gratis di Dispertanikap Kabupaten Semarang, Kamis (24/9/2026). Kegiatan...
Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual reality dan board game tersebut dikembangkan untuk mengajarkan siswa menghadapi persoalan lingkungan sekaligus melatih kemampuan menganalisis masalah dan menentukan solusi.
Berkat Game Krisis Lingkungan, Santri Al Falah Salatiga Raih Emas WICE Malaysia
Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual...
Muat Lebih

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]