KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Berencana Sewa Hotel Jadi Tempat Karantina

Pemkot Semarang Berencana Sewa Hotel Jadi Tempat Karantina

Pemkot Semarang Berencana Sewa Hotel Jadi Tempat Karantina

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi

RASIKAFM – Pemerintah Kota Semarang berencana menyewa hotel sebagai tempat karantina pasien COVID-19 untuk menambah kapasitas tempat tidur sebagai ruang isolasi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat mengalami peningkatan selama beberapa waktu terakhir. Hendi menyebut sekitar 45 persen dari total pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit dan tempat karantina, berasal dari luar Kota Semarang. Rencana tersebut, sudah dikomunikasikan dengan sejumlah pengelola hotel.

Meski demikian, angka kasus COVID-19 diharapkan bisa turun dalam satu hingga dua pekan ke depan sehingga rencana tersebut tidak perlu dijalankan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]