KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dishub Salatiga Harus Responsif dan Komunikatif Saat Layani Masyarakat

Dishub Salatiga Harus Responsif dan Komunikatif Saat Layani Masyarakat

Dishub Salatiga Harus Responsif dan Komunikatif Saat Layani Masyarakat

Pj Walikota Saat pimpin apel bersama Dishub (Poto Arief Rasika)

Responsif yang cepat dan komunikasi menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga. Hal ini penting karena bisa meningkatkan pelayanan publik dan menanggapi keluhan masyarakat. Terlebih di tengah kurangnya tenaga.

Penegasan ini disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi saat memimpin apel bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga, di halaman Kantor Dishub, (2/8).

Menurutnya, diperintah atau tidak diperintah, pegawai harus mempunyai inisiasi (inisiatif). Sikap tersebut merupakan bukti konkrit untuk merawat dan melayani keluhan masyarakat.

Sinoeng meminta petugas Area Traffic Control System (ATCS) dalam menanggapi dan merespon keluhan masyarakat, kalimat pertama yang harus muncul dan disampaikan kepada publik adalah permohonan maaf.

“Responsif cepat adalah kunci, komunikasi adalah poin tersendiri, maka kalau kita melayani publik harus dengan cara baik dan dengan komunikasi dengan baik. Karena ini penting,” kata Sinoeng.

Apabila ada kegiatan, Dishub sebaiknya sehari sebelumnya sudah membuat informasi digital, permohonan maaf akan menutup jalan karena ada kegiatan. Sehingga masyarakat menjadi tahu dan tidak menimbulkan kemacetan.

Sinoeng saat memberikan keterangan kepada Rasika

Dalam apel ini pihaknya menekankan, Dishub agar terus melayani, inisiatif, bukan hanya berfikir linier akan tetapi hari ini ekspektasi publik terhadap negara itu sangat tinggi.

“Kalau mereka komplain semangat kita adalah solusi, segera atasi, segera responsi baik melalui kanal-kanal yang ada ataupun terjun ke lapangan. Melayani dengan baik dan melayani secara prima,” jelasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]