KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Tingkatkan Keamanan Kota dengan CCTV di Setiap RT Jelang Lebaran

Pemkot Semarang Tingkatkan Keamanan Kota dengan CCTV di Setiap RT Jelang Lebaran

Pemkot Semarang Tingkatkan Keamanan Kota dengan CCTV di Setiap RT Jelang Lebaran

Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Foto:/IST
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berupaya meningkatkan keamanan kota dengan memaksimalkan dan menyiagakan kamera CCTV di setiap Rukun Tetangga (RT).

Walikota Semarang, CCTV mengatakan, pengaktifan CCTV di tiap RT ini diharapkan bisa menjaga keamanan lingkungan menjelang Lebaran hingga momen Lebaran.

Pasalnya, ia melihat kasus kriminalitas saat ini semakin meningkat terlebih lagi menjelang Lebaran seperti saat ini.

Ita, sapaan akrabnya, menyebutkan dari laporan Kejaksaan Negeri Semarang, kasus kriminalitas yang biasanya 70 kasus kini meningkat menjadi 100 – 120 kasus.

“Pencuri itu sekarang semakin nekat. Kajari tadi menyampaikan data Kaporles masuk ke Kajari, biasanya 70. Sekarang meningkat 100 -120.Narkoba juga banyak. Ini karena kebutuhan hidup meningkat,” kata Ita, usai Rapat Koordinasi Persiapan Idul Fitri 1444 H, di Balai Kota Semarang, Senin (10/4/2023).

Saat ini, lanjut Ita, Kota Semarang sendiri memiliki 11 ribu CCTV yang sudah terpasang di tiap RT.

Dengan adanya CCTV ini diharapkan bisa mempermudah aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus jika terjadi tindak kriminal.

Tak hanya itu, Ita juga meminta masyarakat Kota Semarang untuk mengunduh aplikasi Libas milik Polrestabes Semarang.

Dalam aplikasi tersebut ada fitur Kentongan Digital (Kenita) yang akan memudahkan masyarakat saat adanya kejadian kriminalitas.

“Kalau ada satu RT terjadi satu hal, seluruh RT akan tahu. Ada 133 ribu masyarakat yang mendownload. KK di Semarang ada 550 ribuan. Kalau bisa mendownload semua, akan lebih cepat jika terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Selain itu, Ita juga meminta kepada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, BPBD, dan camat serta lurah untuk melakukan persiapan Lebaran sesuai tupoksi masing-masing.

Pemkot Semarang akan turut menyiapkan pendirian pos mudik Lebaran bersama dengan Forkopinda.

“Insyaallah Kota Semarang kondusif. Kebutuhan pokok tersedia. Harga-harga stabil,” tuturnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]