KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jadi Pembina Upacara di SDN Tegalrejo 01, Buyung Tekankan Siswa Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif

Jadi Pembina Upacara di SDN Tegalrejo 01, Buyung Tekankan Siswa Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif

Jadi Pembina Upacara di SDN Tegalrejo 01, Buyung Tekankan Siswa Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif

[@]Ada yang berbeda saat pelaksanaan upacara Pengibaran bendera hari Senin di SDN Tegalrejo 01, dusun/desa Tegalrejo Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Bagaimana tidak jika biasanya yang bertindak selaku Pembina Upacara adalah kepala sekolah ataupun guru piket serta perwakilan dari Korwil pendidikan Kecamatan, namun Senin 31 Juli 2023 ini adalah Kepala Desa Tegalrejo , Tarsono Setyadi.

Dengan memakai seragam PDL resmi ia nampak langsung bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang berada didesanya tersebut.
Dalam amanatnya, kades menekankan pentingnya siswa dalam menjaga Semangat Kebangsaan, Cinta tanah Air, dalam Mengisi Kemerdekaan ini, “saya berharap anak anak di SDN Tegalrejo 01 selalu kompak dan patuh terhadap bapak ibu guru yang ada disekolah, tetap giat belajar demi masa depan” ujar Tarsono dihadapan 76 siswa siswi SD Tegalrejo 01.

Selain itu, menurut Buyung (panggilan akrab kades Tarsono), dirinya sengaja datang ke SD yang ada di wilayahnya itu untuk memberikan motivasi semangat belajar sekaligus memberikan pesan-pesan kemerdekaan, juga agar tahu betul kondisi lingkungan sekolah. “kedatangan saya juga dalam rangka lebih mengakrabkan antara sekolah dengan Pemdes Tegalrejo, sehingga desa tahu betul apa yang terjadi disekolah” ungkap Buyung yang juga tercatat sebagai
Wakil ketua DPD APDESI Jateng ini.

Sementara kepala sekolah SD Tegalrejo 01, Veronika Lindawati menuturkan dirinya senang atas kedatangan kepala desa ke sekolahnya, ia mengaku sejak dirinya menjabat selaku kepala sekolah sejak setahun silam, baru kali ini dari kades menjadi pembina upacara, “sebelumnya yang menjadi pembina upacara adalah guru, kepala sekolah atau perwakilan Korwil, namun kali ini kami kedatangan pak Kades yang kerso menjadi Pembina Upacara” ujar Linda.

Pihaknya berharap dengan kedatangan Kades akan memberikan motivasi dan juga memberikan inspirasi kepada siswa didiknya bahwa apabila ia tekun belajar kelak di masa depan akan menjadi orang yang berguna.

Suasana saat upacara bendera berlangsung (Vidio dok IST)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]