[adinserter name="Block 2"]
Advert
Gambar 1

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Ajukan Kenaikan UMK 6% Tahun 2024

Pemkot Semarang Ajukan Kenaikan UMK 6% Tahun 2024

Pemkot Semarang Ajukan Kenaikan UMK 6% Tahun 2024

Ilustrasi

Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang merencanakan pengajuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebesar Rp 3.249.969,71 pada tahun 2024, mencatat kenaikan enam persen dari Rp 3.060.348,78 tahun sebelumnya.

Keputusan ini merupakan hasil titik tengah dari negosiasi antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang mengusulkan 3 persen dan serikat pekerja yang menginginkan kenaikan sebesar 17 persen. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, berharap agar usulan ini dapat diterima oleh semua pihak.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Semarang, Sutrisno, menyampaikan bahwa proses negosiasi melibatkan Apindo dan serikat pekerja, dengan hasil akhir mencapai kesepakatan usulan kenaikan enam persen.

“Di kami kan ada rapat dengan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia-red) dengan para buruh (serikat buruh-red). Dari hasil rapat itu kan ada beberapa alternatif usulan, dari Apindo dan dari serikat pekerja. Awalnya usulan berbeda, namun akhirnya ada usulan kesepakatan,” terang Sutrisno saat ditemui media di kantornya, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, Senin (27/11/2023).

Meski belum final, usulan ini akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk penetapan oleh Pj Gubernur.

Sutrisno menekankan bahwa besaran kenaikan tidak mengacu pada PP Nomor 51 Tahun 2021. Penetapan akhir besaran kenaikan akan menjadi kewenangan Pj Gubernur. Dalam usulannya, Pemkot Semarang telah mempertimbangkan kebutuhan buruh dan kemampuan pengusaha, dengan harapan dapat diterima oleh semua pihak terkait.

BACA JUGA :

Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk mencari peluang bisnis dan produk Indonesia. Kemendag menargetkan 30.000 pengunjung dan potensi transaksi mencapai USD 17,5 miliar.
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Ekshibitor Siap Buka Pasar Global
BRI Kantor Cabang Salatiga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp961 miliar kepada 33.820 debitur hingga Agustus 2026. Sebanyak Rp671 miliar atau 70 persen penyaluran mengalir ke sektor produksi, meliputi perdagangan, pertanian, dan jasa. BRI juga memberikan pendampingan, pelatihan, serta edukasi digital untuk membantu UMKM mengembangkan usahanya.
Dorong Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 961 Miliar
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026

INFOGRAFIS

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Pengurus DPC GEKRAFS Kota Salatiga resmi dilantik di Grand Wahid Hotel, Sabtu (3/10/2026), untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan membuka akses pasar bagi pelaku usaha. GEKRAFS Jawa Tengah menyebut...
Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional mengevaluasi operasional SPPG Ngreco di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (2/10/2026). Evaluasi mencakup penerimaan bahan baku, kesesuaian dengan pesanan, penanganan bahan rusak, kecukupan gizi, dan food cost. Hasilnya, SPPG dinilai berjalan baik dan sesuai prosedur.
Tim BGN Kunjungi SPPG Ngreco Tuntang, Dapur MBG Percontohan di Kabupaten Semarang
Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional mengevaluasi operasional SPPG Ngreco di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (2/10/2026). Evaluasi mencakup penerimaan bahan baku, kesesuaian...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan wilayah sekitarnya.
03 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat...
Kualitas Udara Radius 2 Km TPA Jatibarang Semarang Tak Memenuhi Syarat Kesehatan
Kualitas Udara Radius 2 Km TPA Jatibarang Semarang Tak Memenuhi Syarat Kesehatan
Dinas Kesehatan Kota Semarang menyatakan kualitas udara dalam radius hingga 2 kilometer dari TPA Jatibarang tidak memenuhi syarat kesehatan setelah kebakaran melanda kawasan tersebut sejak Rabu (30/9/2026)....
Jateng Minta Rumah Sakit Siapkan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi
Jateng Minta Rumah Sakit Siapkan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta seluruh rumah sakit menyiapkan sistem rujukan berbasis kompetensi agar pasien mendapat penanganan sesuai kemampuan fasilitas kesehatan tanpa harus berpindah-pindah....
Muat Lebih

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik