KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ciptakan Rekor PAUD Terbanyak, Leprid Ganjar Penghargaan kepada Robby Retno

Ciptakan Rekor PAUD Terbanyak, Leprid Ganjar Penghargaan kepada Robby Retno

Ciptakan Rekor PAUD Terbanyak, Leprid Ganjar Penghargaan kepada Robby Retno

Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan dan Bunda PAUD Kota Salatiga Retno Robby Hernawan menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) atas keberhasilan mencatatkan rekor parade anak PAUD terbanyak. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ketua Umum LEPRID Paulus Pangka di Kantor Dinas Pendidikan Kota Salatiga pada Jumat, 23 Mei 2025.
Foto dok IST
Robby Hernawan dan istri Retno Hernawan saat menerima penghargaan dari LEPRID

RASIKA FM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan dan Bunda PAUD Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID). Penghargaan ini sebagai apresiasi atas keberhasilannya mencatatkan rekor parade anak PAUD terbanyak. Penghargaan ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Pendiri dan Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga, Jumat (23/5/2025).

Paulus Pangka mengungkapkan, LEPRID memberikan penghargaan kepada Retno Robi Hernawan selaku pemprakarsa. Dan juga kepada Robby selaku inspirator parade. Prestasi tersebut dicatat pada urutan rekor yang ke-907.

“Hari ini tanggal 23 Mei 2025, Kota Salatiga mencatatkan prestasi luar biasa dengan menyelenggarakan parade anak PAUD terbanyak dalam rangka perayaan Hari Anak dan HUT IGTKI. Acara ini diprakarsai oleh Bunda PAUD Kota Salatiga, Ibu Retno Robby Hernawan, dan mendapat inspirasi dari Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp. OG. Sebagai bentuk apresiasi, Leprid memberikan penghargaan kepada kedua tokoh tersebut dan mencatatkan prestasi ini sebagai rekor ke-907. Kepada Bapak dan Ibu, kami persilakan terima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia,” tandas Paulus Pangka.

Karnaval Budaya Peserta Didik TK se Kota Salatiga dalam rangka HUT ke 75 IGTKI-PGRI dan Perayaan Hari Anak Kota Salatiga diikuti lebih dari 4.000 anak dari 80 kontingen. Mereka dilepas oleh Wali Kota Salatiga dengan menempuh jarak sekitar 1 Km dengan start di halaman Kantor Disdik dan finish di halaman Kodim 0714 Salatiga.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dan memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan IGTKI Kota Salatiga. Ia menekankan pentingnya karnaval budaya sebagai wadah strategis untuk menanamkan cinta tanah air, kebersamaan, dan semangat belajar sejak dini dan mendorong kreativitas dan bakat anak-anak dalam lingkungan yang menyenangkan dan edukatif.

Retno menilai, kegiatan tersebut mendukung program Pemerintah, seperti 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan mendorong kolaborasi semua pihak untuk menjadikan Kota Salatiga ramah anak dan bebas bullying.

“Saya ucapkan selamat atas penghargaan dari LEPRID pada Parade Anak PAUD Terbanyak dalam Rangka Hari Anak dan HUT IGTKI hari ini. Semoga penghargaan ini akan semakin memacu kreativitas kita untuk memajukan pendidikan usia dini di Kota Salatiga. Semoga kegiatan karnaval ini berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan dampak positif khususnya bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kota Salatiga,” ucap Retno.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]