[audio_player]
[posts_like_dislike]
Lapangan Sepak Bola Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berubah menjadi arena eksplorasi ide-ide kewirausahaan kreatif nan inovatif melalui Expo & Closing Ceremony Wirausaha Merdeka (WMK) Membara 2024, Kamis (05/12/2024). Berhiaskan 70 stand, acara ini memamerkan karya 40 kelompok mahasiswa dari Program WMK, 14 kelompok Program Pengembangan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan Young Entrepreneur Progressive and Outstanding (YourProud), hingga kolaborasi dengan UMKM dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Eco-Sociopreneurship Hadir, Dimeriahkan 70 Stand Inovasi dan UMKM

Eco-Sociopreneurship Hadir, Dimeriahkan 70 Stand Inovasi dan UMKM

Eco-Sociopreneurship Hadir, Dimeriahkan 70 Stand Inovasi dan UMKM

Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami saat meninjau salah satu Stand Inovasi dan UMKM kewirausahaan kreatif nan inovatif melalui Expo & Closing Ceremony Wirausaha Merdeka (WMK)

Foto dok IST

Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami saat meninjau salah satu Stand Inovasi dan UMKM kewirausahaan kreatif nan inovatif melalui Expo & Closing Ceremony Wirausaha Merdeka (WMK)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Lapangan Sepak Bola Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berubah menjadi arena eksplorasi ide-ide kewirausahaan kreatif nan inovatif melalui Expo & Closing Ceremony Wirausaha Merdeka (WMK) Membara 2024, Kamis (05/12/2024). Berhiaskan 70 stand, acara ini memamerkan karya 40 kelompok mahasiswa dari Program WMK, 14 kelompok Program Pengembangan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan Young Entrepreneur Progressive and Outstanding (YourProud), hingga kolaborasi dengan UMKM dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Dengan tema besar “Energi Muda, Perubahan Nyata: Kreativitas, Kolaborasi, dan Inovasi Menuju Indonesia yang Lebih Maju”, acara ini menjadi puncak perjalanan tiga bulan intensif pengembangan kewirausahaan mahasiswa UKSW bersama empat universitas mitra di Jawa Tengah. Program ini bertujuan menciptakan generasi wirausahawan muda yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga peduli terhadap isu sosial dan lingkungan.

Produk-produk inovatif peserta WMK berhasil mencuri perhatian pengunjung dalam pameran. Salah satunya adalah Coffee Candle, lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah rumah tangga. Produk ini lahir berkat bimbingan intensif dari dosen pembimbing lapangan (DPL) dan pengusaha berpengalaman. “Dukungan dari UKSW sangat besar. Expo ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan produk kami kepada masyarakat,” ungkap Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) UKSW Yusuf Christian.

Tak kalah menarik, inovasi daur ulang plastik Re-Bricks juga menjadi sorotan. Limbah plastik yang biasanya menjadi ancaman lingkungan, kini diubah menjadi barang fungsional seperti gantungan kunci, tempat pensil, hingga furniture seperti meja dan kursi. “Selain memberikan nilai ekonomis, produk ini membawa pesan tentang keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan,” ujar mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW Ray Isa Cipta Handal.

Sementara itu, tim Corn Fancy Craft dari Universitas Islam Batik Surakarta menghadirkan produk kerajinan tangan berbahan bonggol jagung yang diubah menjadi barang bernilai tinggi seperti lampu dekoratif, vas bunga, dan tempat tisu. Produk ini tak hanya memanfaatkan limbah melimpah di pedesaan, tetapi juga menawarkan solusi ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal.

Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami menyatakan bahwa partisipasi UKSW dalam Program WMK yang merupakan bagian program Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia Ini merupakan bagian dari visi besar universitas menuju entrepreneurship research university.

“Kami ingin lulusan UKSW menjadi agen perubahan. Mereka harus mampu melihat permasalahan di sekitar mereka, mencari solusi inovatif, dan memberikan dampak nyata. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor industri menjadi langkah strategis kami untuk mewujudkan visi ini,” ujar Rektor Intiyas.

Ketua Pengelola WMK Membara 2024 UKSW Prof. Ir. Lieli Suharti, M.M., Ph.D., menjelaskan bahwa program ini lebih dari sekedar pelatihan wirausaha. “Melalui kolaborasi dengan lima perguruan tinggi di Jawa Tengah, kami ingin mencetak generasi wirausahawan muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan solusi inovatif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Boyolali Ir. Sigit Muryanto, M.P., menyampaikan penghargaan atas kolaborasi yang telah terjalin dan berharap kegiatan ini terus berlanjut. “Terima kasih kepada UKSW atas sinergi luar biasa ini. Saya yakin para mahasiswa tidak hanya dapat menjadi entrepreneur, tetapi eco-sociopreneur,” katanya penuh semangat.

Tak kalah antusias, mahasiswa dan masyarakat yang hadir memberikan testimoni positif. Steffany Della Amelia, mahasiswa FEB UKSW, menyebut kegiatan ini sebagai pemantik semangat untuk berinovasi. “Sangat keren dan membangkitkan semangat anak muda,” ujarnya. Laily Ikrima, salah satu warga Salatiga, juga terinspirasi oleh semangat para peserta. “Kegiatan ini sangat memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha. Semoga dapat terus diadakan,” harapnya.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan pelibatan 123 perguruan tinggi dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan saat Rakornas Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di UKSW, Salatiga, Kamis (15/10/2026). Kolaborasi ini mencakup penelitian, pendampingan usaha, penanganan stunting, pendataan rumah tidak layak huni, hingga pengembangan teknologi desalinasi air.
Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Gandeng 12 Perguruan Tinggi
Tim Legacy R2C dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih Juara 1 kategori Search and Rescue Robot (SAR) dalam kompetisi UNLIMITED 2026 yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro di Semarang. Mereka mengembangkan ALCEO, robot berkaki enam yang mampu bernavigasi secara otonom, melewati berbagai rintangan, dan menjalankan misi penyelamatan di arena menantang.
Sukses Kembangkan Robot SAR, Mahasiswa UKSW Raih Juara 1 UNLIMITED 2026
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
28 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Hujan Lebat
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
[pekok2]