KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Perintahkan Dinkes Kumpulkan Data Pasien GGA: Agar Kita Tidak Keliru Treatment

Ganjar Perintahkan Dinkes Kumpulkan Data Pasien GGA: Agar Kita Tidak Keliru Treatment

Ganjar Perintahkan Dinkes Kumpulkan Data Pasien GGA: Agar Kita Tidak Keliru Treatment

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus memantau perkembangan kasus Gagal Ginjal Akut (GGA) yang menyerang anak-anak. Saat ini Ganjar meminta agar seluruh rumah sakit dan pelayanan kesehatan mencatat data dengan baik.

Hal itu disampaikan Ganjar, usai menghadiri kegiatan dari Bangda Kemendagri di Gets Hotel, Selasa (25/10). Ganjar membenarkan sudah tercatat lima anak Jawa Tengah terkena GGA.

“Sekarang kita pantau terus menerus alhamdulillah kemarin di Jawa Tengah indikasi-indikasi yang muncul dan beberapa di antaranya orang Jawa Tengah tapi dirawat di Sardjito,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu juga meminta Dinas Kesehatan untuk meminta seluruh data pasien. Khususnya dari rumah sakit dan yankes di Jawa Tengah.

“Semuanya. Sehingga kita bisa tahu yang mereka terindikasi GGA itu agar cepat direspon dan diperhatikan langsung ke lab, sehingga treatment kita tidak keliru,” tegasnya.

Lima anak yang terindikasi GGA, Ganjar tak mendetailkan di kabupaten kota mana saja. Hanya salah satunya saat ini menjalani perawatan di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

“Maka saya minta untuk itu direkam semuanya. Maka dari catatan yang kurang lebih lima inilah kemudian saya minta untuk seluruh yankes yang ada mencatat dengan baik agar kita mengerti,” ujarnya.

Di sisi lain, gubernur jateng dua periode itu juga terus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat. Khususnya terkait obat-obatan yang diimbau pemerintah pusat untuk tak dikonsumsi.

“Disamping kan pemerintah sudah mengeluarkan imbauan untuk obat-obatan jenis tertentu itu tidak digunakan,” tandasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]