KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili Warga Tionghoa Salatiga Bersihkan Patung Dewa

Jelang Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili Warga Tionghoa Salatiga Bersihkan Patung Dewa

Jelang Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili Warga Tionghoa Salatiga Bersihkan Patung Dewa

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Berbagai persiapan dilakukan umat tri dharma, di tempat ibadah hok tek bio Salatiga, menjelang tahun baru cina atau imlek 2574 kongzili. Semua patung dan hiasan kelenteng dibersihkan dengan suci, agar kelenteng yang telah berusia ratusan tahun bisa lebih indah dan bersih, bahkan sebagian umat berharap dengan membersihkan tempat ibadah akan mendapat berkah.

Umat secara bergotong-royong Nampak membersihkan patung-patung, membersihkan dinding kelenteng yang telah berusia ratusan tahun sebagian mencuci kain hiasan dan menata altar sembahyangan.

tradisi membersihkan tempat ibadah menjelang perayaan imlek adalah kegiatan rutin yang dilakukan umat tiap tahun satu minggu sebelum imlek bertujuan untuk merawat kelenteng dan altar peribadatannya, selain itu kegiatan tersebut mempunyai filosofi agar di tahun depan umat diberikan keselamatan/ perlindungan rejeki dan kehidupan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Budi Setiono, pengurus kelenteng hok tek bio Salatiga menjelaskan imlek tahun 2023 atau 2574 kongzili merupakan tahun kelinci dengan elemen air, makna shio kelinci dengan elemen air membawa ketenangan, “kelinci dalam astrologi tiongkok melambangkan kesabaran dan keberuntungan, sedangkan elemen air bermakna membawa ketenangan dan kesuburan dimana setiap orang membutuhkan air untuk kehidupan diharapkan tahun 2023 penuh kesuksesan dan kedamaian” ujar Budi.

 

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]