KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kebakaran Lahap 4 Bangunan Cafe di Tanjung Mas Semarang

Kebakaran Lahap 4 Bangunan Cafe di Tanjung Mas Semarang

Kebakaran Lahap 4 Bangunan Cafe di Tanjung Mas Semarang


RASIKAFM – Amukan si jago merah melahap 4 bangunan cafe dan karaoke. Di kawasan Tanjung Mas tepatnya di bawah Flyover Yos Sudarso kota Semarang pada jumat (22/01/2021) sekitar pukul 05:00 pagi.

Api melahap seluruh isi bangunan-bangunan bermaterial kayu, 2 bangunan karaoke dan warung makan di sekitarnya. Menurut para saksi, api muncul tiba-tiba di bagian belakang salah satu kios. Petugas pemadam kebakaran tiba dengan beberapa unit mobil damkar, api diperkirakan padam sekitar pukul 06.00 WIB .

Meskipun demikian, asap bekas kebakaran masih terlihat hingga pukul 09.00 WIB. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran dan kerugian, polisi tengah melakukan penyelidikan kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

 
Editor:
PPL UIN Walisongo
– Khaerunnisa

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]