KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kota Semarang Terpilih Sebagai Pilot Project Smart Water Cities

Kota Semarang Terpilih Sebagai Pilot Project Smart Water Cities

Kota Semarang Terpilih Sebagai Pilot Project Smart Water Cities

RASIKAFM. COM | SALATIGA - Dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak musim kemarau 2023, di wilayah Kota Salatiga, tercatat 5 RW di Wilayah Kelurahan Randuacir Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga kekurangan air baku. Menyikapi hal tersebut, Polres Salatiga melaksanan bakti sosial menyalurkan air bersih ke Kampung Sugihwaras , Kelurahan Randuacir Argomulyo Kota Salatiga Rabu 04/10)2023. Bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-72 Humas Polri, dengan tema "Humas Polri Presisi Untuk Negeri Menuju Indonesia Maju" ucap Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henri Widyoriani, S.H sesaat sebelum kegiatan dimulai. Pantauan rasikafm.com terlihat puluhan masyarakat datang mengantri di bawah tandon air yang sudah sudah kosong. Wakapolres Salatiga Kompol Iman Sudiyantoro, mewakili Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, menjelaskan bahwa Polres Salatiga selama musim kemarau ini telah beberapa kali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga selanjutnya berharap dengan bantuan air bersih dapat meringankan beban warga terdampak kekeringan. "Air bersih merupakan kebutuhan pokok warga, dan hari ini kita salurkan 4.000 liter air bersih, selain bantuan air bersih, kami salurkan pulang bantuan paket sembako", ucap Kompol Iman Sudiyantoro. Lurah Randuacir Dian WN atas nawa Warga Randuacir mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan air bersih dari Polres Salatiga dan menyampaikan Selamat HUT Humas Polri Ke-72. Disampaikan pula oleh Dian bahwa kemarau panjang yang sudah berlangsung beberapa waktu lalu membuat sejumlah warganya kesulitan air bersih satu diantaranya di wilayah Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Kota Salatiga, saat ini dampaknya cukup parah karena hampir 50 persen wilayah Randuacir warga kesulitan air bersih, jelasnya. Beruntung banyak bantuan yang disalurkan untuk warganya, seperti dari Polres Salatiga dan Pemerintah Kota Salatiga, selain mengandalkan bantuan dari berbagai pihak, juga masih ada sedikit air yang berasal dari sumur di beberapa rumah warga, terang Dian. Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henri Wdyoriani, S.H yang ditemui seusai kegiatan menyampaikan bahwa dalam rangka HUT Humas Polri Ke-72, Polres Salatiga melaksanakan berbagai kegiatan sosial, diantaranya donor darah dan penyaluran bantuan air bersih 4000 liter dan paket sembako.
Kompol Iman Sudiyantoro, didampingiKasi Humas Iptu Henri Widyoriani, saat diwawancarai media
Dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak musim kemarau 2023, di wilayah Kota Salatiga, tercatat 5 RW di Wilayah Kelurahan Randuacir Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga kekurangan air baku.menyikapi hal tersebut, Polres Salatiga melaksanan bakti sosial menyalurkan air bersih ke Kampung Sugihwaras , Kelurahan Randuacir Argomulyo Kota Salatiga Rabu 04/10)2023.

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menandatangani LoI (Letter of Intent) Smart Water Cities Pilot Evaluation Project pertama di luar negara Korea Selatan, Kamis (7/6/2023) di Korea Selatan.

Penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto.

Usai penandatanganan, Hevearita G Rahayu menyampaikan bahwa Kota Semarang berhasil menyisihkan 24 kota dari 18 negara untuk dipilih menjadi pilot project. Smart Water Cities Pilot Evaluation Project sendiri merupakan program kolaborasi dengan International Water Resources Association (IWRA), Korea Water Resources Corporation (K-water), dan Asia Water Council (AWC).

“Hari ini kami bersama-sama teman-teman dari Pemerintah Kota Semarang dan Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang menandatangani LoI untuk Smart Water City Pilot Project pertama di luar negara Korea, yang kalau di Korea ini adalah di Busan, dan Kota Semarang bisa mengalahkan 24 kota seluruh dunia dari 18 negara,” terang perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut.

Wali kota perempuan pertama Kota Semarang itu juga menyebutkan, bahwa prestasi ini merupakan bagian dari support masyarakat Kota Semarang. Dirinya berharap Smart Water Cities Pilot Evaluation Project ini nantinya bisa mencapai kesepakatan MoA (Memorandum of Agreement) hingga membuahkan hasil yang diperkirakan bisa rampung pada bulan Desember 2023.

“Ini merupakan satu prestasi dan ini merupakan support dari masyarakat Kota Semarang juga, karena nantinya akan menjadi pertama di dunia, di luar Busan untuk Smart Water City Project. Dan tentu ini adalah kerja keras bersama, diharapkan tahapannya sampai di MoA yang akan dilaksanakan pada bulan September di Beijing, dan nanti hasilnya pada Desember 2023,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuljono menyampaikan, bahwa Smart Water Cities Pilot Evaluation Project merupakan kesempatan emas dalam upaya untuk memperbaiki sistem suplai air bersih khususnya di Kota Semarang. “Kesempatan emas untuk kita, untuk memiliki sistem suplai air bersih yang lebih baik di Kota Semarang,” ujarnya.

Basuki ingin Kota Semarang memiliki sistem suplai air terbaik di Indonesia. Dirinya berharap Kota Semarang memiliki sistem suplai air bersih lebih baik dari kota lainnya di Indonesia. Tidak lupa dirinya juga berterima kasih kepada International Water Resources Association (IWRA), Korea Water Resources Corporation (K-water), dan Asia Water Council (AWC) karena sudah memilih Kota Semarang sebagai pilot project.

“Saya ingin melihat ini sebagai starting poin bahwa kita akan memiliki sistem suplai air bersih terbaik di Indonesia. Saat ini kita punya di Banjarmasin dengan sistem air bersih yang bagus, semoga nanti Kota Semarang memiliki sistem yang lebih baik. Terima kasih telah memilih kota Semarang, saya akan terus memonitor project ini,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
[pekok2]