URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memastikan persiapan pengamanan menjelang Natal 2023 (Nataru) dan Tahun Baru 2024 telah dilakukan oleh seluruh perangkat daerah. Dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat dan pendatang selama liburan Nataru, Call Center 112 Kota Semarang aktif non-stop selama 24 jam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Nataru, Call Center 112 Kota Semarang Aktif 24 Jam

Antisipasi Nataru, Call Center 112 Kota Semarang Aktif 24 Jam

Antisipasi Nataru, Call Center 112 Kota Semarang Aktif 24 Jam

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memastikan persiapan pengamanan menjelang Natal 2023 (Nataru) dan Tahun Baru 2024 telah dilakukan oleh seluruh perangkat daerah. Dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat dan pendatang selama liburan Nataru, Call Center 112 Kota Semarang aktif non-stop selama 24 jam.
Foto: Dok./IST
Petugas Call Center 112 Kota Semarang disiagakan nonstop selama 24 jam selama libur Nataru.
featured-img

Semarang – Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memastikan seluruh perangkat daerah telah mempersiapkan langkah-langkah pengamanan menjelang Natal tahun 2023 (Nataru) dan Tahun Baru 2024. Dalam upaya untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat dan para pendatang yang diperkirakan meningkat seiring liburan Nataru, Call Center 112 Kota Semarang disiagakan non-stop selama 24 jam.

Mbak Ita, sapaan akrab Walikota Semarang, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Semarang bersama instansi terkait berupaya menjaga kondusifitas wilayah. Dalam situasi mendesak, masyarakat diimbau untuk proaktif menggunakan layanan nomor darurat 112.

“Warga Semarang, baik lokal maupun pendatang, dapat memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan bantuan saat keadaan darurat seperti ambulance, kebakaran, insiden kriminalitas, dan pertolongan lainnya dari pihak terkait,” tuturnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Semarang, Soenarto, menjelaskan bahwa layanan darurat ini telah diresmikan sejak 2 Mei 2018. Tujuannya adalah memudahkan warga Kota Semarang mendapatkan bantuan darurat dan memberikan akses yang sentral untuk melaporkan kejadian darurat.

“Warga tidak perlu menghafal banyak nomor darurat. Cukup dengan menelepon satu nomor tunggal, mereka dapat langsung merasakan manfaat layanan ini secara gratis, bahkan tanpa pulsa,” tambahnya.

Operator Call Center Berjaga Selama 24 Jam

Selama liburan Nataru, operator Call Center dijamin tetap berjaga selama 24 jam yang dibagi dalam 4 shift. Pengelolaan layanan darurat ini didukung oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Kebakaran, Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Sosial, PDAM, Disperkim, DP3A, Satpol PP, Polrestabes, Basarnas, serta sejumlah Komunitas Relawan seperti Bankom Polrestabes, Sriti, Mik Sigap, Pramuka, dan PMI.

Komitmen antar-OPD ini didasarkan pada Peraturan Wali Kota Nomor 20 Tahun 2018, yang memastikan layanan darurat tetap tersedia sepanjang waktu, termasuk hari libur dan cuti bersama. Layanan Call Center 112 mencakup berbagai jenis keadaan darurat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, ambulance gratis, penyelamatan kecelakaan lalu lintas, bencana alam, penyelamatan, hingga layanan darurat lainnya seperti aduan pipa PDAM bocor, jalan rusak, tiang roboh, dan lain sebagainya.

Sepanjang tahun 2023, tercatat 12.967 laporan aduan darurat yang telah ditangani di Kota Semarang. Permohonan ambulance transportasi, pemeriksaan kesehatan, layanan homecare, penyelamatan kecelakaan lalu lintas, aduan kamtibmas seperti gangguan orang dengan gangguan jiwa, dan evakuasi hewan buas menjadi laporan terbanyak.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan