URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Terminal Tipe A Tingkir Salatiga memperketat ramp check bus AKAP. Pengawasan dilakukan BPTD Kelas I Jateng bersama petugas terminal dan Dishub di Terminal Tingkir, Selasa (23/12/2025), menyusul kecelakaan maut Tol Krapyak, guna menjamin kelaikan kendaraan dan keselamatan penumpang jelang Nataru 2026.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Kecelakaan Maut di Tol Krapyak, Terminal Tingkir Salatiga, Perketat Pengecekan Bus AKAP

Antisipasi Kecelakaan Maut di Tol Krapyak, Terminal Tingkir Salatiga, Perketat Pengecekan Bus AKAP

Antisipasi Kecelakaan Maut di Tol Krapyak, Terminal Tingkir Salatiga, Perketat Pengecekan Bus AKAP

Terminal Tipe A Tingkir Salatiga memperketat ramp check bus AKAP. Pengawasan dilakukan BPTD Kelas I Jateng bersama petugas terminal dan Dishub di Terminal Tingkir, Selasa (23/12/2025), menyusul kecelakaan maut Tol Krapyak, guna menjamin kelaikan kendaraan dan keselamatan penumpang jelang Nataru 2026.
Foto Arief Rasika
Petugas lakukan Ramp check bus di terminal Tingkir Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pasca terjadinya kecelakaan maut di Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang menyebabkan 16 penumpang meninggal dunia, Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) memperketat pengecekan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Selasa (23/12/2025).

Pantauan di lokasi, sejak pagi Bus yang hilir mudik mengambil penumpang dilakukan ramp chek oleh petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas 1 Jawa Tengah, petugas terminal, dan Dinas Perhubungan Kota Salatiga.

Pengecekan dilakukan mulai administrasi kelengkapan kendaraan, lampu Bus, stir kemudi, dan pengecekan fisik lainnya. Pengecekan dilakukan sekitar 10 menit. Sehingga tidak menyebabkan penumpang menunggu terlalu lama. Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kelaikan jalan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) demi kenyamanan dan keamanan para penumpang Natal dan Tahun Baru 2026.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Angkutan BPTD Kelas 1 Jateng, Harwinanto mengatakan bahwa uji kelaikan kendaraan bus ini dilakukan untuk persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

“Kami di Terminal Tingkir khususnya sebagai salah satu simbol angkutan umum menyatakan menyambut dan menyelenggarakan Nataru. Kami sudah mendapat arahan dari pimpinan terutama dalam aspek kendaraan,” kata Harwinanto, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya kendaraan umum wajib memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan sehingga para penumpang dalam perjalanan dengan selamat sampai tujuan. Sehingga setiap Bus yang masuk ke terminal langsung dilakukan ramp check. Tujuannya untuk mengetahui dan memastikan bahwa kendaraan tersebut memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan.

“Ketika ada ramp check dan ditemukan hasil ada hal-hal yang wajid di perbaiki, tentu kita sarankan kepada PO yang bersangkutan melakukan perbaikan dan kelaikan jalan adalah zero tolerans,” tegasnya.

Harwinanto mengaku telah melakukan antisipasi demi keselamatan para penumpang dalam perjalanan dengan menggelar pengecekan kendaraan yang ada di pool atau garasi.

“Bulan Oktober-November kita bersama Polri, Dishub dan lainnya melakukan pengecekan kendaraan secara mandiri ke pool-pool kendaraan AKAP dan pariwisata. Ini antisipasi karena rentang waktu Nataru dan kendaraa banyak ya jadi kita sudah melakukan langkah awal,” ungkapnya.

Salah seorang penumpang Ardianto mengaku lebih nyaman, jika Bus yang hendak ia tumpangi sudah lolos ram chek. Meskipun dirinya harus menunggu beberapa menit untuk dilakukan pengecekan pada Bus.

“Kalau sudah dicek seperti ini saya rasa lebih nyaman dan lebih tenang. Walaupun agak nunggu beberapa menit. Tapi untuk kebaikan dan keselamatan di jalan itu tidak masalah,” katanya.

Harwinanto berikan keterangan media

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah