RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari mutasi, promosi, serta pengisian jabatan yang masih kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Pejabat yang dilantik terdiri atas jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), administrator (eselon III), dan pengawas (eselon IV). Selain itu, sebanyak 17 pejabat fungsional juga ikut dilantik.
Ngesti mengatakan mutasi dan promosi merupakan hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi kinerja sekaligus penyegaran organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
“Mutasi dan promosi ini merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi. Selain itu juga untuk mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong, terutama pada eselon III dan IV,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru.
“Saya berharap saudara-saudara dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, disiplin, dan terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat,” katanya.
Ngesti menegaskan proses mutasi dan promosi di lingkungan Pemkab Semarang dilakukan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
“Yang utama yang kami utamakan, mutasi dan promosi PNS di Kabupaten Semarang tidak ada jual beli jabatan,” tegasnya.
Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja yang baik.
“Jabatan bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk mengabdi. Tunjukkan dedikasi dan kemampuan dalam memberikan pelayanan publik yang semakin baik,” bebernya.
Pada pelantikan tersebut, sejumlah pejabat eselon II yang mendapat penugasan baru antara lain Petrus Triyono sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Budi Rahardjo sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Alexander Gunawan Tribiantoro sebagai Sekretaris DPRD, M. Taufiqur Rahman sebagai Kepala Disdikbudpora, serta Muhammad Muslih sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang.
Sementara pada eselon III dan IV, di antaranya Gogo Widiyatmoko dilantik sebagai Camat Bandungan, Muh Adroi sebagai Camat Kaliwungu, Cahya Okta Puspita sebagai Lurah Pringapus, dan Daroji sebagai Lurah Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Semarang, Wenny Maya Kartika, mengatakan hingga saat ini masih terdapat 35 jabatan struktural yang belum terisi.
“Saat ini masih ada 35 jabatan kosong, terdiri dari sembilan jabatan eselon II, empat jabatan eselon III, dan 22 jabatan eselon IV,” jelasnya.
Menurut Wenny, khusus jabatan pimpinan tinggi pratama nantinya akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
“Untuk jabatan tinggi pratama dimungkinkan dilakukan seleksi terbuka. Kami menargetkan seluruh jabatan yang masih kosong dapat terisi pada tahun ini,” katanya.
Selain itu, Pemkab Semarang juga melantik 17 pejabat fungsional. Pelantikan tersebut, lanjut Wenny, dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Sesuai aturan, jabatan fungsional analis kebencanaan harus sudah dilantik sebelum 6 Agustus 2026. Karena itu pelantikannya dilakukan bersamaan hari ini,” pungkasnya. (win)









