URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan

Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan

Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan

Petugas Damkar menyemprot titik rawan kebakaran di tumpukan sampah yang ada di TPA Blondo, Kecamatan Bawen sebagai langkah pencegahan kebakaran saat kemarau, Senin (3/8/2026). Foto: IST/ Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
Petugas Damkar menyemprot titik rawan kebakaran di tumpukan sampah yang ada di TPA Blondo, Kecamatan Bawen sebagai langkah pencegahan kebakaran saat kemarau, Senin (3/8/2026). Foto: IST/ Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang memperkuat langkah pencegahan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo, Kecamatan Bawen, seiring meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, mengatakan pihaknya telah melakukan penyemprotan di sejumlah titik yang dinilai rawan memicu kebakaran di TPA Blondo.

“Beberapa hari lalu kami sudah melakukan penyemprotan di spot-spot sampah yang rawan kebakaran menggunakan satu unit mobil Damkar dari Posko Terpadu Bawen. Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan agar tidak sampai terjadi kebakaran di TPA Blondo,” ujar Anang saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).

Ia menambahkan, penyemprotan akan dilakukan secara rutin sedikitnya dua kali setiap bulan sebagai langkah antisipasi selama musim kemarau berlangsung.

Di sisi lain, Anang mengungkapkan tren kebakaran di Kabupaten Semarang mulai menunjukkan peningkatan. Hingga awal Agustus 2026 tercatat sudah terjadi 80 kejadian kebakaran yang meliputi rumah huni dan lahan. Sebelumnya, selama Juli terdapat 44 kejadian, dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi kasus terbanyak, yakni mencapai 15 kejadian.

“Di bulan Juli kebakaran lahan menjadi yang paling banyak. Memasuki awal Agustus juga sudah ada delapan kejadian kebakaran,” katanya.

Menurut Anang, meningkatnya kejadian kebakaran dipengaruhi cuaca panas akibat fenomena El Nino, ditambah faktor kelalaian manusia.

“Penyebabnya selain dampak El Nino yang membuat suhu semakin panas, juga perilaku masyarakat. Jangan membuang puntung rokok sembarangan karena bisa memicu kebakaran. Bahkan gesekan ranting-ranting kering saat cuaca panas juga berpotensi menimbulkan api,” jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan, pihaknya telah menyebarkan flyer serta surat edaran Pemerintah Kabupaten Semarang kepada desa-desa dan para pemangku kepentingan.

“Kami juga memberikan edukasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran kepada masyarakat, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA,” lanjutnya.

Anang menambahkan, wilayah yang sebelumnya banyak terjadi kebakaran berada di Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur. Namun selama Juli, kejadian mulai bergeser ke wilayah pedesaan yang didominasi kebakaran hutan dan lahan. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, seluruh personel yang tersebar di tujuh Pos Damkar disiagakan selama 24 jam. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, serta Damkar kabupaten/kota sekitar dalam penanganan kebakaran, khususnya kebakaran hutan dan lahan.

“Seluruh personel kami siaga 24 jam. Kami juga akan melakukan pengecekan kesiapan anggota, kendaraan khusus, dan seluruh peralatan pemadam agar selalu siap digunakan sewaktu-waktu,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved