KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Longsor di Manyaran Gunungpati Semarang, 20 Rumah Warga Retak

Longsor di Manyaran Gunungpati Semarang, 20 Rumah Warga Retak

Longsor di Manyaran Gunungpati Semarang, 20 Rumah Warga Retak

Foto: Suara merdeka

RASIKAFM – Sebanyak 20 rumah warga di Bukit Manyaran Permai RT 07 RW 05, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati Semarang mengalami retak-retak akibat longsor. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu lalu saat terjadi hujan deras.

Ketua RT 07 RW 05, Ron Sudjiono Prajitno mengatakan, kejadian longsor juga diakibatkan oleh penurunan tanah. Sebelumnya pada Sabtu (6/2)saat hujan deras penurunan tanahnya sudah mencapai 20 sentimeter. Ditambah lagi hari berikutnya diguyur hujan selama dua hari penurunan tanah mencapai 110 sentimeter. Akhirnya pada tanggal 13 Februari penurunan tanah sudah tak terhingga dan tanah ambrol hingga mengenai 20 rumah warga.

Akibat tanah longsor tersebut tak ada korban jiwa, namun hanya dinding-dinding rumah warga pada retak dan ada yang ambrol. Sebab kelongsoran tanah menjalar hingga 20 meter. Kejadian ini sudah dilaporkan kepada pemerintah yaitu di Dinas Perumahan dan Permukiman warga. Termasuk juga sudah melapor kepada ketua DPRD.

Menurutnya, dari warga hanya bisa berharap akibat tanah longsor bisa segera ditanggulangi, misal dengan memasang Bronjong kembai atau talud. Termasuk warga juga berharap akses jalan bisa dilalui kembali.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]