KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mengeluh Sakit, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mengeluh Sakit, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mengeluh Sakit, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. (Foto/win)

UNGARAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Semarang Bondan Marutohening terkonfirmasi positif Covid-19. Ia menyampaikan hal tersebut melalui pesan whatsapp dan meminta pihak yang kontak erat dengannya untuk melakukan uji swab.

Saat dikonfirmasi pada Rabu (16/6/2021) ia tengah menjalani isolasi mandiri di rumah mertuanya. Bondan mengeluh sakit usai menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. Kemudian ia berinisiatif memeriksakan kesehatan dan menjalani swab antigen dan diketahui positif Covid-19. Meski demikian, istri dan anaknya dinyatakan negatif usai menjalani swab antigen.

Bondan menambahkan, selama ia melakukan isolasi mandiri, seluruh agenda kerja DPRD Kabupaten Semarang dipastikan tidak terhambat. Beberapa telah dibahas dengan Wakil Ketua DPRD dan dipastikan semua berjalan normal. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]