KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mengeluh Sakit, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mengeluh Sakit, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mengeluh Sakit, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. (Foto/win)

UNGARAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Semarang Bondan Marutohening terkonfirmasi positif Covid-19. Ia menyampaikan hal tersebut melalui pesan whatsapp dan meminta pihak yang kontak erat dengannya untuk melakukan uji swab.

Saat dikonfirmasi pada Rabu (16/6/2021) ia tengah menjalani isolasi mandiri di rumah mertuanya. Bondan mengeluh sakit usai menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. Kemudian ia berinisiatif memeriksakan kesehatan dan menjalani swab antigen dan diketahui positif Covid-19. Meski demikian, istri dan anaknya dinyatakan negatif usai menjalani swab antigen.

Bondan menambahkan, selama ia melakukan isolasi mandiri, seluruh agenda kerja DPRD Kabupaten Semarang dipastikan tidak terhambat. Beberapa telah dibahas dengan Wakil Ketua DPRD dan dipastikan semua berjalan normal. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]