URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinkes Kabupaten Semarang, dalam sepuluh hari terakhir ini Kabupaten Semarang nol kasus baru penularan Covid-19. Meski demikian Pemkab Semarang tetap menyiagakan rumah singgah terpusat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Nol Kasus Baru Covid-19, Pusat Isolasi Kabupaten Semarang Tetap Siaga

Nol Kasus Baru Covid-19, Pusat Isolasi Kabupaten Semarang Tetap Siaga

Nol Kasus Baru Covid-19, Pusat Isolasi Kabupaten Semarang Tetap Siaga

featured-img

UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, meski kasus baru penularan Covid-19 di Bumi Serasi nihil pihaknya tetap menyiagakan rumah singgah (rumsing) terpusat. Menurutnya, upaya itu sebagai langkah antisipasi terjadinya lonjakan kasus baru pada akhir tahun.

“Bertepatan dengan natal dan tahun baru (Nataru) nanti, kami imbau masyarakat tidak liburan kemana-mana dulu,” ungkapnya saat menghadiri acara peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (12/11/2021).

Rumsing sebagai lokasi isolasi terpusat itu berada di Hotel Garuda Kopeng dan Bapelkes Suwakul Ungaran. Ngesti mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, utamanya para tenaga kesehatan dibantu TNI-Polri dalam upaya penanggulangan penyebaran virus Covid-19.

“Penghargaan dan simpati yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah bahu membahu. Terlebih kepada pejuang garda depan yang harus gugur menanggulangi wabah ini,” kata dia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Semarang Dwi Syaiful Nur Hidayat saat laporan mengatakan salah satu rangkaian acara peringatan Hari Kesehatan Nasional adalah doa bersama untuk tenaga kesehatan maupun relawan yang meninggal dunia saat menangani penyebaran Covid-19.

“Kerja keras mereka membuahkan hasil yang luar biasa. Penurunan kasus aktif dari 28 ribu menjadi saat ini hanya dua kasus, bahkan nol kasus kematian,” urainya.

Pada acara Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada Dandim 0714/Salatiga, Kapolres Semarang beserta jajarannya, tenaga kesehatan serta seluruh pihak yang mendukung dalam penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang. (win)

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan