KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Menu MBG di Salatiga Diprotes, Nina Agustin Minta SPPG harus Profesional

Menu MBG di Salatiga Diprotes, Nina Agustin Minta SPPG harus Profesional

Menu MBG di Salatiga Diprotes, Nina Agustin Minta SPPG harus Profesional

foto Arief Rasika
Ketua satgas MBG Salatiga Nina Agustin

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Permintaan itu disampaikan langsung oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Salatiga, Nina Agustin. Saat ditanya sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin (2.3.2026). Dirinya memberikan tanggapan, usai adanya video viral kepala SD Negeri Dukuh 05 Kota Salatiga yang protes terkait menu MBG. Nina menyebut, kejadian yang terjadi di SD Negeri Dukuh 05 itu menjadi pelajaran bagi para pengelola Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra yayasan yang menaunginya.

Nina mengaku, telah memanggil seluruh SPPG yang beroperasi di Kota Salatiga untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja mereka. Khusus untuk SPPG yang viral tersebut, kata Nina, mereka memang mengakui kurangnya pengawasan. Sehingga menu buah untuk program Ramadan yang dibagikan dalam kondisi busuk.[custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Kami sebagai Satgas tentunya akan memberikan teguran bagi SPPG di Kota Salatiga yang berkerja tidak sesuai dengan tugas dan kewajibannya,” kata Nina yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Salatiga ini.

Dijelaskan, Satgas beberapa kali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah SPPG. Namun pada bulan Ramadan ini, pihaknya belum melakukan sidak. Selama sidak yang dilakukan sebelum Ramadan, menu MBG tidak menjadi masalah.

“Selama ini memang tidak ada masalah pada menu. Kami menerima aduan dari masyarakat, jadi kalau ada aduan langsung kita lakukan penanganan kepada SPPG yang bersangkutan,” kata Nina.

Nina menilai, terkait menu kering yang diberikan kepada penerima manfaat MBG, hal tersebut sudah diatur dalam aturan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun pihaknya mengingatkan agar para pengelola SPPG tidak memberikan menu yang ala kadarnya.

“Jangan mentang-mentang ini bulan puasa, dengan menu yang sederhana, menu keringan akhirnya diberi yang asal-asalan. Contohnya, kurma, harusnya mereka diberi kurma yang premium bukan yang curah, buah ya buah yang sudah tersortir bagus,” Tutup Nina.

Nina Agustin saat diwawancara Rasika FM

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]