KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasca Lebaran Puluhan LC Sarirejo ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Pasca Lebaran Puluhan LC Sarirejo ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Pasca Lebaran Puluhan LC Sarirejo ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan terhadap puluhan Pemandu Karaoke atau Lady Companion (LC) oleh Puskesmas Sidorejo Lor di Puskesmas Pembantu Bugel. Sekitar 40 LC dari kompleks wisata karaoke Sarirejo, Salatiga, mengikuti pemeriksaan pada bulan April 2025. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan para LC sekaligus menekan potensi penyebaran HIV/AIDS.
Foto Arief Rasika
Suasana saat puluhan LC ikuti pemeriksaan kesehatan

RASIKA FM. COM | SALATIGA – Puluhan Pemandu Karaoke / Lady Companion (LC) di kompleks wisata karaoke Sarirejo menjalani pemeriksaan kesehatan rutin oleh puskesmas Sidorejo Lor di puskesmas pembantu Bugel.

Pemeriksaan memang dibagi beberapa tahap setiap bulannya. Mengingat jumlahnya yang cukup banyak.

Pantauan Rasika FM ada sekitar 40 LC yang menjalani pemeriksaan kesehatan umum dan juga pengambilan sampel darah.

Sebelumnya mereka mengisi formulir kemudian screening kesehatan umum. Setelah itu pemeriksaan dan pengambilan sampel darah.

Semua datang dan tertib satu per satu. Bagi yang sudah lama tinggal, mereka mendapat buku periksa yang dibawa setiap kegiatan.

Namun ada beberapa yang baru. Misalnya Ozhie dan beberapa temannya. Ada yang datang dari Cirebon, Bali dan beberapa lokasi lain. Pemeriksaan bagi LC baru dilakukan lebih lengkap.

Saat mengisi formulir, kadang membingungkan petugas. Karena yang diisi adalah nama panggilan atau nama tenar. Dan itu berbeda dengan nama asli yang tertera dalam KTP.

“Maaf, malah lupa isi nama aslinya,” ujar salah satu LC didepan petugas.

Pendamping LC, Alfred Lehurliana dari LSM Tegar menjelaskan, kegiatan rutin ini harus dilakukan untuk menjaga kesehatan para LC.

Termasuk menekan penyebaran HIV/Aids.

“Yang pasti di Sarirejo tidak boleh ada prostitusi. Jika ada yang melanggar, langsung dikenai sangsi sampai penutupan rumah karaoke,” ujar Alfred tegas.

Lebih jauh, ia menjelaskan jika aturan ini harus tegas dilakukan. Terlebih tamu yang menyusut kaitan ditengah kondisi ekonomi yang tengah lesu.

“Sebenarnya Wisata karaoke ini juga memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka, yang tidak memiliki latar belakang pendidikan yang cukup,” jelas Alfred

Alfred saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]