KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pasien Covid-19 Berkurang Banyak, RSUD Wongsonegoro Semarang Tutup 4 Ruang Isolasi

Pasien Covid-19 Berkurang Banyak, RSUD Wongsonegoro Semarang Tutup 4 Ruang Isolasi

Pasien Covid-19 Berkurang Banyak, RSUD Wongsonegoro Semarang Tutup 4 Ruang Isolasi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro mengubah fungsi ruang Bima yang merupakan ruang non isolasi menjadi ruang isolasi penaganan Covid-19 di Kota Semarang. (Foto/IST)

RASIKAFM –  RSUD Wongsonegoro Kota Semarang menutup empat ruang isolasi Covid-19. Penutupan ini seiring dengan sudah berkurangnya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Kota Semarang itu.

Direktur RSUD Wongsonegoro, Susi Herawati mengatakan, empat ruang isolasi yang ditutup terdiri sekitar 90 tempat tidur. Sebelumnya, kapasitas ruang isolasi sebanyak 257 tempat tidur, sehingga tersisa sekitar 167 tempat tidur. Susi Herawati memaparkan, pada awal Januari 2021, jumlah pasien Covid-19 di RSUD sempat tinggi hingga 260 orang. Padahal kapasitas ruang isolasi hanya 257 tempat tidur. Jumlah pasien berangsur turun sejak pekan ketiga Januari.

Menurutnya, penurunan pasien Covid-19 tentu tidak lepas dari upaya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Penutupan empat ruang isolasi ini pun menjadi pertanda baik bahwa kasus Covid-19 di Semarang sudah berangsur menurun. Meski demikian, Susi tetap mengingatkan masyarakat tetap menerapkan 3M dalam setiap aktivitas.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]