KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Berikan Apresiasi Atlet Medali Sea Games ke-32 Kamboja

Pemkot Semarang Berikan Apresiasi Atlet Medali Sea Games ke-32 Kamboja

Pemkot Semarang Berikan Apresiasi Atlet Medali Sea Games ke-32 Kamboja

Foto:/IST
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana memberikan apresiasi kepada atlet peraih medali yang berlaga di Sea Games ke-32 Kamboja.

Salah satunya adalah kiper kontingen sepak bola Indonesia, Ernando Ari, dan Tito Hendra Septa yang mendapatkan emas. Dan beberapa atlet peraih medali perak ataupun perunggu.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengaku sudah mendapatkan laporan jika beberapa atlet yang merupakan warga Semarang berhasil mendapatkan prestasi dalam ajang Sea Games ke-32 yang diselenggarakan di Kamboja.

“Kemarin saya sudah mendapatkan laporan, ada atlet dari pencak silat yang dapat emas, wushu mendapatkan perunggu, dan ada juga dari sepak bola. Prestasi yang mereka raih ini jadi kebanggan warga Semarang,” katanya, Rabu (17/5/2023).

Mbak Ita sapaannya berencana kana mengundang para atlet peraih medali ini. Ke acara resepsi hari jadi Kota Semarang ke-476 di Stadion Diponegoro.

Pemkot kata dia, mengundang band legendaris Indonesia yakni Slank untuk menghibur warga Semarang.

“Kalau para atlet peraih medali ini sudah sampai Semarang. Saya ingin mereka datang untuk bergembira bersama warga Semarang,” tuturnya.

Disinggung masalah penghargaan, Mbak Ita mengaku sedang melakukan rapat dengan jajarannya untuk memberikan penghargaan ataupun bonus bagi para medali.

Pasalnya, para atlet ini tidak hanya mengharumkan nama Semarang, tapi juga Indonesia.

“Kalau bonus sedang kita bahas, termasuk penghargaan. Karena mereka ini kebanggan warga Semarang,” tuturnya.

Mbak Ita menjelaskan, ia juga mendapatkan laporan dari berbagai kampus jika mahasiswanya berhasil mengharumkan Indonesia.

Misalnya dari Universitas Dian Nuswantoro ada, nama Ernando Ari, Pratama Arhan dan Irfan Jauhari, belum lagi dari Universitas Negeri Semarang dan kampus lainnya.

“Tadi Pak Edi (rektor Udinus,red), menginformasikan ada tiga mahasiswanya yang berpretasi. Ada juga dari Rektor USM, intinya kami atas nama warga Semarang sangat bangga,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]