URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA

Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA

Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA

Adi Utomo bersama buah hatinya (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh talenta muda asal Kota Salatiga di kancah nasional. Razita Azzalea, siswi berprestasi dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga, sukses menyabet medali pada kategori kompetisi Bahasa Inggris Level 2 (Kelas 3–4) dalam ajang bergengsi Grand Final Nasional OMNAS 15 (Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris).

Kompetisi berskala nasional yang diselenggarakan oleh Emerald Education Centre ini berlangsung dengan sangat kompetitif di kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Ribuan peserta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia berkumpul untuk menguji kemampuan akademik mereka, setelah sebelumnya menyisihkan ribuan kompetitor lain di tingkat kota dan provinsi.

Razita Azzalea, yang akrab disapa Razita, merupakan putri tercinta dari advokat atau pengacara kondang asal Kota Salatiga, Adi Utomo, S.H. (pimpinan dari kantor hukum ADI Utomo & Partners). Keberhasilan Razita meraih medali tingkat nasional ini menjadi bukti nyata bahwa ketekunan, kerja keras, serta dukungan penuh dari keluarga mampu melahirkan prestasi yang luar biasa.

Ditemui saat mendampingi putrinya di area kampus UNESA, Adi Utomo tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya. Sebagai seorang ayah sekaligus praktisi hukum yang kerap disibukkan dengan berbagai jadwal persidangan, ia selalu berkomitmen untuk memprioritaskan pendidikan dan mengawal tumbuh kembang sang anak.

“Tentu sebagai orang tua kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa Razita. Ini adalah buah dari proses belajar yang konsisten, bimbingan dari guru-guru hebat di SD Muhammadiyah Plus Salatiga, serta doa yang tidak pernah putus. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi Razita untuk terus belajar dan rendah hati,” ungkap Adi Utomo dengan penuh rasa syukur.

Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah Razita yang berdiri anggun mengenakan hijab ungu, lengkap dengan medali finalis nasional yang melingkar di lehernya serta kartu identitas peserta bernomor E2-372. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Adi Utomo & Partners, tetapi juga berhasil mengharumkan nama sekolah serta Kota Salatiga di tingkat nasional.

Ajang OMNAS sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu barometer kompetisi pelajar yang paling kompetitif di Indonesia. Keberhasilan putri daerah Salatiga menembus podium juara di UNESA membuktikan bahwa kualitas pendidikan dan mentalitas juara anak-anak Salatiga mampu bersaing rapat di level tertinggi nasional.

BACA JUGA :

Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved