KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pendataan Keluarga di Jateng Siap Sasar 11,4 Juta Keluarga

Pendataan Keluarga di Jateng Siap Sasar 11,4 Juta Keluarga

Pendataan Keluarga di Jateng Siap Sasar 11,4 Juta Keluarga

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menjadi pertugas pendataan penduduk di Kelurahan Sekayu, Kamis (1/4/2021). ( foto humas pemprov)

RASIKAFM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Tengah siap melakukan program Pendataan Keluarga tahun 2021. Tercatat, ada 11,4 juta keluarga akan dicatat dalam program Pendataan Keluarga yang dilakukan serentak nasional tersebut.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Widwiono mengatakan, pendataan Keluarga ini dilakukan lima tahun sekali di seluruh Indonesia untuk mendata semua keluarga. Tujuan pendataan ini di samping untuk mencari data keluarga, data yang dihasilkan juga bisa bermanfaat untuk kantor dinas lain yang membutuhkan. Mengingat, data itu berdasar dari 53 pertanyaan yang dicatat saat program Pendataan Keluarga dilakukan.

Adapun untuk antisipasi kevalidan data, pihaknya menjamin data bisa dipertanggungjawabkan. Sebab, petugas BKKBN mendata keluarga berdasarkan by name by address. Di Jawa Tengah, ada sekitar 8.600 petugas yang akan mendataan keluarga.. Mereka akan mengkaver seluruh keluarga di 35 kabupaten dan kota.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]