KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

RASIKAFM.COM | PURWODADI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui program Sekolah Tani bersama Dinas Pertanian. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang pertanian sebagai bekal bagi warga binaan.
Pada tahap ketiga ini, materi berfokus pada budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu, meliputi pemilihan bibit, persiapan lahan, teknik penanaman, pemupukan, perawatan, hingga pengendalian hama dan penyakit. Warga binaan juga mendapatkan kesempatan melakukan pengamatan dan praktik langsung di lahan pertanian Lapas Purwodadi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan area perkebunan oleh Dinas Pertanian untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus memberikan masukan terkait pengelolaan dan perawatan lahan. Setelah itu, dilakukan peninjauan peta Integrated Farming System (IFS) sebagai bagian dari perencanaan pengembangan pertanian terpadu di Lapas Purwodadi.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan keterampilan yang dapat bermanfaat bagi warga binaan.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif. Semoga ilmu yang diperoleh melalui Sekolah Tani ini dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Erik.

Erik juga mengapresiasi dukungan Dinas Pertanian dalam memberikan pendampingan kepada warga binaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mendukung pengembangan pertanian yang produktif dan berkelanjutan di Lapas Purwodadi.

Melalui Program Sekolah Tani, Lapas Purwodadi terus berkomitmen mengembangkan pembinaan kemandirian berbasis keterampilan, sekaligus memanfaatkan lahan secara optimal untuk mendukung program ketahanan pangan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]