KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Realisasi e-Gov, Pemkab Semarang Launching TTE

Realisasi e-Gov, Pemkab Semarang Launching TTE

Realisasi e-Gov, Pemkab Semarang Launching TTE

Bupati Semarang didampingi jajaran forkopimda Kabupaten Semarang dan Kepala OPD melaunching TTE di pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, belum lama ini. (Foto/ dok. Diskominfo Kabupaten Semarang)

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang terus berinovasi mendukung ekosistem electronic Government (e-Gov). Salah satunya adalah penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) untuk memangkas proses birokrasi agar lebih efektif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati mengungkapkan penggunaan TTE dalam sistem administrasi akan membuat proses birokrasi menjadi lebih efektif dan efisien.

“Selain paperless (non kertas), legalisasi surat dan dokumen administrasi lainnya akan lebih cepat dilakukan tanpa diburu waktu dan tempat,” ujarnya usai acara launching penggunaan TTE di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, baru-baru ini.

Dijelaskan Wiwin, TTE ini dapat dilakukan oleh pimpinan daerah maupun OPD secara daring di manapun berada. Dengan dukungan telepon pintar atau gadget lainnya, proses pembubuhan TTE dapat dilakukan lebih cepat.

Pada tahap awal, jajaran pimpinan daerah mulai dari Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Semarang sudah mengaplikasikan penggunaan TTE yang telah dilegalkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Seluruh OPD sudah kita daftarkan untuk bisa menggunakan TTE, namun baru sepuluh yang sudah mendapat sertifikasi. Yakni Dinas Arsip dan Perpustakaan, DPMPTSP, Dispendukcapil dan BKPSDM. Kemudian Bagian Hukum, Tata Pemerintahan, Organisasi dan Bagian Umum,” terangnya.

Selain itu, sejumlah kecamatan yakni Banyubiru, Bandungan dan Bergas juga telah menerapkan TTE ini.

“Sementara untuk OPD lainnya masih harus menunggu validasi dari Badan Sertifikasi Elektronik BSSN,” sambungnya.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengapreasi inovasi yang dilakukan Diskominfo menerapkan TTE untuk mempercepat urusan administrasi birokrasi.

“Harapan kami, semua OPD dapat menciptakan inovasi guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Semarang,” urainya.

Pada acara itu pula diresmikan penggunaan internet di 20 desa bantuan Pemkab Semarang untuk meminimalkan blank spot dan memperlancar komunikasi. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]