[audio_player]
[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rektor UKSW Apresiasi Mahasiswa Kritis di Era Disrupsi: Tunjukkan Kampus Hebat Tanpa Sekat didukung Alumni Berkualitas

Rektor UKSW Apresiasi Mahasiswa Kritis di Era Disrupsi: Tunjukkan Kampus Hebat Tanpa Sekat didukung Alumni Berkualitas

Rektor UKSW Apresiasi Mahasiswa Kritis di Era Disrupsi: Tunjukkan Kampus Hebat Tanpa Sekat didukung Alumni Berkualitas

Salah satu kelas tematik yang ada di Perpustakaan UKSW
Salah satu kelas tematik yang ada di Perpustakaan UKSW

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) adalah kampus yang sudah melahirkan alumni berkualitas yang sudah tersebar di berbagai bidang, baik nasional maupun global. Sebagai kampus Indonesia Mini, UKSW adalah kampus yang menghargai perbedaan dan keragaman insan baik dosen, tenaga kependidikan (tendik) maupun mahasiswa dari seluruh nusantara.

Kampus UKSW juga memberikan suasana akademik yang mendukung pembentukan kepemimpinan yang disebut sebagai Creative Minority (kreativitas yang bertanggung jawab) atau agen perubahan dan saling menghormati dan menghargai sebagai kampus Kristen di Indonesia. Perkembangan UKSW yang berdiri sejak 1956 telah memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk berpikir kritis sehingga mampu menyuarakan kebenaran dan keadilan.

Sebagaimana diketahui bahwa Rektor UKSW, Profesor Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., telah menunjuk Dekan Fakultas Hukum (FH) yang baru yakni Profesor Dr. Christina Maya Indah S., S.H., M.Hum., yang menggantikan Profesor Dr. Umbu Rauta, SH., M.Hum per 1 Mei 2025. Pergantian pejabat termasuk kepemimpinan FH UKSW sudah melalui proses evaluasi oleh pimpinan universitas dan merupakan sebuah rotasi kepemimpian yang alamiah, yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kinerja semua bidang baik kinerja Fakultas dan institusi. Profesor Umbu Rauta yang telah melayani dari 1 Desember 2022 selanjutnya diharapkan fokus sebagai seorang Guru Besar Tata Negara dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara itu, untuk pemberhentian Wakil Dekan, Ibu Indirani Wauran, SH., MH., per 1 Januari 2025, telah dikomunikasikan dengan baik dan diberikan kesempatan melanjutkan studi doktoral untuk mendukung Program Superprioritas UKSW.

Pergantian pejabat di lingkungan UKSW termasuk kepemimpinan FH sudah melalui proses evaluasi oleh Pimpinan Universitas. Selanjutnya Dekan FH yang baru yakni Profesor Dr. Christina Maya Indah S., S.H., M.Hum., telah membentuk susunan pejabat struktural baru, dengan pengalaman bidang hukum yang luas dan jaringan yang kuat, baik pada sektor hukum, pemerintahan, bisnis, dan sosial.

Fakultas Hukum UKSW terakreditasi UNGGUL dan diharapkan terus meningkatkan program internasionalisasi Fakultas Hukum memiliki akreditasi Unggul untuk Prodi S1 Ilmu Hukum dan Prodi S2 Magister Ilmu Hukum, dan saat ini membuka kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk para praktisi. Dalam upaya mendukung World Class University, Profesor Maya sebagai Dekan FH akan meningkatkan program internasionalisasi dan kerja sama dengan praktisi maupun kemitraan strategis dengan berbagai mitra. Profesor Maya adalah Ketua PERADI
Kota Salatiga dan merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Bidang Pidana.

Tanggapan Rektor atas Aspirasi Mahasiswa FH UKSW

Menanggapi aspirasi mahasiswa FH terkait pergantian Dekan FH UKSW, Rektor UKSW menyatakan bahwa UKSW adalah kampus hebat tanpa sekat yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk berpendapat. Kebebasan berpendapat dituangkan dalam Statuta UKSW dan Ketentuan Umum Keluarga Mahasiswa (KUKM). Namun demikian, Rektor berharap agar mahasiswa dapat menyalurkan aspirasinya dengan tetap menjaga kondusivitas kampus, saling menghargai pendapat lain yang berbeda dan tetap giat mengikuti perkuliahan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Rektor Intiyas juga menandaskan bahwa evaluasi kinerja semua pejabat struktural dilakukan dalam upaya meningkatkan kinerja semua bidang baik kinerja akademik maupun komitmen kerja Satu Hati (sinergis, patuh, harmonis, teladan, integritas). Rektor Intiyas
mengapresiasi kinerja Profesor Umbu Rauta yang sudah memimpin FH sejak dilantik tanggal 1 Desember 2022 dan selanjutnya tongkat estafet kepemimpinan dilanjutkan Profesor Maya dan tim untuk periode 1 Mei 2025 sampai 29 November 2027.

Tanggapan Rektor atas Aspirasi Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Fakultas Teologi UKSW

Rektor Intiyas juga mengapresiasi harapan mahasiswa Fakutas Teknologi Informasi (FTI) yang menginginkan adanya penambahan fasilitas sekalipun sudah dilakukan penambahan komputer juga perbaikan infrastrukur kelas tematik. Perbaikan jalan menuju FTI yang disuarakan mahasiswa juga bagian dari aksi pimpinan UKSW yang ingin tetap menjaga lingkungan agar tetap asri dan tidak ada kondisi jalan yang merugikan mahasiswa. Gedung FTI berlokasi di bukit area Blotongan yang indah dengan pemandangan Rawa Pening dengan nama area Kampus O Notohamidjojo yang merupakan Rektor Pertama UKSW.

Aksi mahasiswa menunjukkan bahwa UKSW adalah kampus yang memberi kebebasan berpendapat namun tetap dilakukan dengan bermartabat, tidak mudah ditunggangi agenda lain dengan kepentingan individu atau kelompok. Adapun aspirasi yang berkembang di Fakultas Teologi, Rektor Intiyas menandaskan bahwa UKSW tidak pernah memberhentikan Pendeta Rama Tulus. Justru Pendeta Rama Tulus yang menulis surat pengunduran diri ke pimpinan universitas dan diproses lebih lanjut oleh pimpinan universitas dan Yayasan. Rektor Intiyas menyampaikan bahwa sebagai Pimpinan
tidak boleh mengambil tindakan yang merugikan mahasiswa. Aspirasi dan kepedulian mahasiswa perlu diberikan ruang di tengah era disrupsi, yang mulai membuat individu sulit berinteraksi sosial.

Rektor Intiyas meminta penyampaian aspirasi mahasiswa dilakukan dengan data yang valid dan positif sehingga tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang kurang relevan. Penggunaan media sosial secara bijak dan tidak terpantik melakukan tindakan yang melanggar UU ITE dan tetap berpegang pada motto Takut akan Tuhan sebagai Awal Pengetahuan (Amsal 1:7a).

Fasilitas kelas tematik di kampus Fakultas Teknologi Informasi (FTI) dan kampus Diponegoro Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

Selanjutnya, Rektor Intiyas menghimbau semua dosen, tendik tetap beraktivitas dengan memberikan layanan sesuai ketentuan yang berlaku. Juga kepada mahasiswa dihimbau kembali ke kelas untuk melanjutkan kuliah setelah menyampaikan aspirasi.

Lembaga Kemahasiswaan UKSW diharapkan dapat terus menjalankan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan dan program yang mendukung perjalanan UKSW menuju World Class University. Kepada para alumni yang sudah berkiprah dengan luar biasa di bidang masing masing, Rektor Intiyas mengajak untuk berkontribusi dalam berbagai program positif untuk peningkatan karier, pembinaan wirausaha maupun mengisi tracer study alumni dan
memberitakan kabar baik dari UKSW.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Wisuda Periode IV Tahun 2026 UKSW di Salatiga, Kamis (29/10/2026), menghadirkan lebih dari 45 stan UMKM yang menawarkan produk kerajinan, kuliner, bunga, dan merchandise. Kegiatan ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar. Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.
45 Stan ikut Ramaikan Wisuda UKSW, Peluang UMKM Salatiga lebih Terbuka
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan pelibatan 123 perguruan tinggi dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan saat Rakornas Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di UKSW, Salatiga, Kamis (15/10/2026). Kolaborasi ini mencakup penelitian, pendampingan usaha, penanganan stunting, pendataan rumah tidak layak huni, hingga pengembangan teknologi desalinasi air.
Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Gandeng 12 Perguruan Tinggi
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
[pekok2]