KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Resmi Dilantik, GP Ansor Salatiga Didorong Perkuat Sinergi Ekonomi

Resmi Dilantik, GP Ansor Salatiga Didorong Perkuat Sinergi Ekonomi

Resmi Dilantik, GP Ansor Salatiga Didorong Perkuat Sinergi Ekonomi

GP Ansor Salatiga resmi dilantik dan menegaskan komitmen memperkuat ekonomi lokal, kaderisasi pemuda, serta pemberdayaan masyarakat.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Salatiga resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Pondok Pesantren Sunan Giri, Krasak, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (21/06/2026). Momentum pelantikan ini menjadi babak baru bagi penguatan kaderisasi sekaligus penegasan komitmen kontribusi pemuda terhadap dinamika sosial-ekonomi di Kota Salatiga.

Pemerintah Kota Salatiga yang diwakili oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Muh Nasruddin, menekankan pentingnya peran aktif organisasi kepemudaan dalam menghadapi tantangan riil di masyarakat. Ia berharap kader Ansor dapat menjadi motor penggerak ketahanan finansial di tingkat akar rumput. “Pemuda Ansor harus mampu menyatu dengan masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan dan penguatan ekonomi lokal pada situasi yang saat ini sedang mengalami tantangan penurunan,” harapnya.

Sebagai bentuk aksi nyata terhadap tantangan ekonomi tersebut, kegiatan pelantikan ini juga dimeriahkan dengan pameran UMKM produk lokal. Sebanyak 7 stan pameran UMKM yang diinisiasi langsung oleh para kader Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kota Salatiga turut didirikan di lokasi acara untuk menampilkan potensi usaha mikro binaan pemuda Nahdliyin.

Langkah konkret ini sejalan dengan peta strategis organisasi. Wakil Sekretaris Jenderal Koordinator Wilayah Jawa Tengah dan DIY PP GP Ansor, H. Ibnu Ngakil, memaparkan tiga pilar utama yang harus digerakkan oleh kepengurusan yang baru dilantik. Menurutnya, aspek ekonomi, politik, dan sosial merupakan bagian penting yang saling terintegrasi dalam sinergi kader Ansor untuk memberikan khidmat terbaiknya kepada bangsa.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo, mengingatkan pentingnya pendekatan yang adaptif dalam merawat kemajemukan daerah, mengingat Salatiga dikenal luas sebagai kota yang sangat multikultural. “Ajak para generasi muda untuk bergabung bersama kita dengan cara-cara yang bersahabat dan inklusif. Dalam melangkah, empat ciri khas Ansor harus selalu diutamakan dan dijaga, yakni nilai keislaman, kemasyarakatan, kebangsaan, dan semangat kemudaan,” tegas Dr. Shidqon.

Perkembangan masif ini disambut dengan rasa syukur oleh Ketua PCNU Kota Salatiga, H. Muslikh, yang mengapresiasi keberhasilan estafet kepemimpinan di tubuh badan otonom NU tersebut. “Kami sangat bersyukur karena regenerasi kader Ansor di Kota Salatiga terbukti semakin berkembang. Gerakan yang semakin aktif, produktif, dan dinamis dari para kader ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Salatiga,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]